SketsaNusantara.id - Dalam rangkaian menuju pameran tahunan Kalisat Tempo Dulu, Kolektif Sudut Kalisat menggelar serangkaian acara selama 10 bulan, salah satunya Festival Kampung Lorstkal.
Festival Kampung Lorstkal diselenggarakan bertepatan dengan dua momen penting yaitu peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus dan datangnya bulan Sapar dalam penanggalan Jawa.
Salah satu rangkaian kegiatan pada Festival Kampung Lorstkal yaitu Sinema Kelontong, acara nonton film bareng.
Sinema Kelontong kedua yang diselenggarakan pada Selasa, 12 Agustus 2025 kemarin malam bekerjasama dengan Festival Film Santri, festival film nasional yang berpusat di Kota Surabaya.
Ada enam judul film yang diputar, diantaranya Akar Pohon, Lantun Rakyat, Saling Silang Sandal, Cahe, Hitler Mati di Surabaya, dan Dawuh.
Beberapa film yang ditayangkan pada Sinema Kelontong kemarin malam adalah karya dari santri-santri di beberapa pondok pesantren.
Yogi Ishabib, Direktur Program Festival Film Santri, menyatakan bahwa Sudut Kalisat memiliki semangat yang sama dengan gelaran festival tersebut, hingga terwjudnya kolaborasi dalam Sinema Kelontong.
"Saya pikir Sudut Kalisat adalah kolektif seni yang punya jejaring dan nantinya bisa kita kolaborasikan," ungkap Yogi Ishabib, di Ruang Ingatan Sudut Kalisat pasca acara nonton bareng.
Festival Film Santri, kata Yogi, juga tengah membuka pendaftaran untuk film pendek bertema Iqro (bacalah) hingga 5 September 2025.
"Meskipun tajuknya adalah Festival Film Santri, semua orang boleh mengirimkan filmnya sesuai dengan tema kuratorial tahun ini, yaitu Iqra, Bacalah," jelasnya.
Sherin Fardarisa, salah satu penonton Sinema Kelontong menilai bahwa program ini menjadi wadah bar bagi para pelaku seni.
Artikel Terkait
Abraham Samad Hadiri Panggilan Polisi Terkait Kasus Ijazah Jokowi, Singgung Ancaman bagi Kebebasan Berpendapat
Tak Perlu Pakaian Adat, Begini Ketentuan Hadiri HUT ke-80 RI di Istana dan Persiapan Paskibraka
DPRD Pati Rapat Mendadak Bahas Tuntutan Demo 13 Agustus yang Minta Bupati Sudewo Mundur, Netizen: Semoga Bukan Prank
Klarifikasi WAMI Soal Royalti Ari Lasso Picu Gelombang Hujatan Netizen yang Tuntut Transparansi dan Profesionalisme
Akhirnya Pemilik Aset Buka Suara! Film Animasi Merah Putih One For All Diterpa Isu Penggunaan Karakter Tanpa Izin dan Transparansi Anggaran
Sempat Dikabarkan Meninggal, Jurnalis yang Meliput Demo Pati 13 Agustus Dievakuasi ke RSUD Suwondo, Begini Kondisinya
Pastikan Reaktivasi Bandara Notohadinegoro Berjalan Lancar, Dishub Jember: Kesiapannya Capai 80 Persen
Kericuhan Warnai Demo Pati 13 Agustus, Kapolresta Pati Singgung Kehadiran Brimob, Kombes Pol Jaka Wahyu: Bukan untuk Menekan