Kamis, 4 Juni 2026

Presiden Paling Sering Datang ke ITB Setelah Soekarno, Prabowo Tuai Sorotan di Konvensi KSTI 2025

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 7 Agustus 2025 | 16:30 WIB
Presiden Prabowo saat berkunjung ke ITB. (Tim Media Kepresidenan Prabowo )
Presiden Prabowo saat berkunjung ke ITB. (Tim Media Kepresidenan Prabowo )

SketsaNusantara.id - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis 7 Agustus 2025. Kegiatan tersebut berlangsung dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang jatuh setiap tanggal 10 Agustus.

Kehadiran Presiden Prabowo dalam konvensi ini mendapat sambutan hangat dari peserta, akademisi, dan peneliti dari berbagai institusi.

Momentum ini sekaligus menandai hubungan erat antara kepala negara dengan dunia pendidikan tinggi, khususnya ITB.

Baca Juga: Prabowo Subianto Akui Tahu Siapa Saja Pemain Ekonomi yang Ingin Memiskinkan Rakyat, Susi Pudjiastuti: Sebutkan Namanya!

Dalam pembukaan acara, Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan sebuah fakta menarik tentang kehadiran Presiden Prabowo di kampus tersebut.

Ia menyebutkan bahwa Prabowo adalah presiden yang paling sering mengunjungi ITB setelah Presiden pertama Republik Indonesia, Sukarno.

“Tadi Pak Rektor (ITB) melaporkan kepada kami bahwa presiden yang saat aktif menjabat, mengunjungi ITB adalah Bapak Presiden Prabowo yang kedua setelah Presiden Soekarno,” kata Brian di hadapan peserta KSTI.

Baca Juga: Prabowo Subianto Sebut Ada Aktor yang Ingin Miskinkan Rakyat: Kita Bukan Anak Kecil!

Brian yang sebelumnya menjabat sebagai Guru Besar di ITB menjelaskan bahwa konvensi ini menjadi ruang penting dalam mempertemukan berbagai pihak, mulai dari peneliti, akademisi, pelaku industri, hingga pembuat kebijakan. Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk mendorong penguatan inovasi teknologi yang bisa berdampak langsung pada masyarakat.

“Konvensi ini juga dilaksanakan sebagai salah satu peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional yang jatuh pada tanggal 10 Agustus 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa inisiatif seperti KSTI merupakan peluang besar untuk memperkuat penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi guna menciptakan sumber daya manusia unggul yang jujur dan berintegritas.

Baca Juga: Kisruh Keramba Jaring Apung di Pantai Pangandaran, Susi Pudjiastuti Tagih Janji Prabowo: Saya Luar Biasa Terluka

Booth-booth pameran yang diisi oleh berbagai universitas dan lembaga riset juga menjadi sorotan. Salah satunya adalah booth riset dari Universitas Padjajaran (UNPAD) yang menarik perhatian Presiden Prabowo. Kunjungan tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para peneliti.

Rathi Gandini, peneliti dari UNPAD, mengaku bangga karena hasil risetnya dikunjungi langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X