SketsaNusantara.id - Bupati Pati Sudewo kembali angkat bicara usai pernyataannya terkait aksi massa viral di media sosial.
Sudewo menekankan, pernyataannya sebelumnya bukan bermaksud untuk menantang rakat.
“Saya tidak menantang rakyat. Masa rakyat saya, saya tantang,” terangnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @Jateng_Twit.
Seperti yang diketahui, Sudewo sempat melontarkan pernyataan terkait aksi demo yang bakal digelar sebagai reaksi penolakan kebijakannya menaikkan PBB hingga 250 persen.
Dari video yang beredar, Sudewo menyatakan dirinya tak akan mengubah keputusan tersebut meski didemo 5.000 maupaun 50.000 massa.
“Kalau mau nolak, jangan cuma 5.000 orang. Suruh saja 50.000 orang turun, saya tidak akan mundur/membatalkan keputusan ini,” ujar Sudewo sebagaimana dikutip dari cuitan akun X @Ary_PrasKe2.
Pernyataannya itu pun viral hingga dianggap sebagai sikap menantang rakyat.
Namun dalam klarifikasinya, mantan anggota DPR RI ini menegaskan maksud pernyataannya itu.
“Saya hanya menegaskan bahwa keputusan saya terhadap hal ini (kenaikan PBB) sudah bulat, sudah tepat demi pembangunan rakyat,” terangnya.
Baca Juga: Heboh! Warga Pati Temukan Uang Ratusan Ribu Rupiah Hanyut di Sungai, Muncul Banyak Spekulasi
Sudewo juga menambahkan, dirinya mempersilakan rakyat yang hendak menggelar aksi demo atau pun penggalangan dana.
Artikel Terkait
Indonesia Merdeka Tanggal 17 atau 18 Agustus 1945? Inilah Beberapa Fakta Mengejutkan 1 Hari Setelah Pembacaan Teks Proklamasi
Grand Opening Law Merch FH UNEJ Diresmikan Rektor, Toko Merchandise Jadi Wadah Kreatif Mahasiswa dan Simbol Identitas Kampus
Luncurkan Ikrar Griya Moderasi Beragama, UIN KHAS Jember Tegaskan Aksi Nyata Moderasi Lintas Agama
Gebrakan Baru, LazisNU di Nganjuk Bebaskan Bayar LKS Bagi Yatim-Piatu