Kamis, 4 Juni 2026

Diskominfo Jadikan UHC sebagai Sorotan Utama Sosialisasi Wadul Gus’e dan SP4N Lapor Jember

Photo Author
Gita Pamuji, Sketsa Nusantara
- Senin, 4 Agustus 2025 | 17:00 WIB
Diskominfo saat melakukan sosialisasi dan pelaksanaan bimtek. (Diskominfo Jember)
Diskominfo saat melakukan sosialisasi dan pelaksanaan bimtek. (Diskominfo Jember)

 

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis SP4N lapor. Dalam acara tersebut, Diskominfo menjadikan UHC sebagai sorotan utama.

Mewakili Kepala Diskominfo Jember, Kepala Bidang Aspirasi dan Informasi Publik, Rachmat Agung Purnama, menyampaikan alasannya kenapa UHC dijadikan sebagai sorotan utama.

Pasalnya, kata dia, yang banyak ditanyakan oleh masyarakat adalah persoalan kesehatan gratis.

Baca Juga: Maksimalkan Pelayanan, Pemkab Jember Gelar Sosialisasi dan Bimtek SP4N Lapor, Wadul Gus’e, serta UHC

“Kenapa UHC? sebab, pertanyaan yang banyak ditanyakan oleh masyarakat pada saluran Wadul Gus’e adalah persoalan gratis. Maka dari itu, pihak kecamatan dan kelurahan harus paham untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat,” katanya, Senin 04 Agustus 2025.

Selanjutnya kata dia, saluran Wadul Gus’e sudah berjalan sejak di launching pada bulan Maret 2025. Akhirnya, selama satu bulan terakhir Wadul Gus’e diperluas di tingkat kecamatan.

“Sebab, apapun aduhannya terkait dengan berbagai pelayanan, paling dekat di tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujarnya.

Baca Juga: Musim Kemarau Tiba, Tradisi Sambitan Layangan di Kencong Jember Mulai Marak

Maka dari itu, menurutnya, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman para peserta melalui sosialisasi.

Selain itu, juga harus ada Bimbingan Tekhnis (Bimtek) terkait bagaimana menggunakan Wadul Gus’e.

“Sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kami membagi sosialisasi dan bimtek ini menjadi beberapa titik,” paparnya.

Sementara itu, salah satu Dokter Puskesmas Kaliwates, Sendy Dwi Pertiwi menyebut bahwa syarat untuk menjadi peserta UHC prioritas itu sangat mudah. Yakni cukup menunjukkan KTP dan KK Jember.

“Namun, tetap yang paling utama, ialah untuk masyarakat yang tidak mampu,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X