Kamis, 4 Juni 2026

Bawa-Bawa Gajah dan Kutu, Djarot Soroti Kasus Hasto dan Tom Lembong: 'Banyak Banget Kasus Korupsi'

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 28 Juli 2025 | 06:00 WIB
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat.  (Instagram.com/@djarotsaifulhidayat)
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat. (Instagram.com/@djarotsaifulhidayat)

SketsaNusantara.id - Sindiran tajam dilontarkan Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, saat berbicara di hadapan kader partai.

Ia menyoroti penanganan hukum yang dinilai tidak adil dalam sejumlah kasus politik dan korupsi di Indonesia.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membahas proses hukum terhadap Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, dan mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong.

Baca Juga: Ferry Irwandi Kembali Soroti Putusan Vonis Tom Lembong dalam Kasus Korupsi Importasi Gula, Singgung Soal Maladministrasi

Menurutnya, kedua tokoh itu dikriminalisasi karena dianggap berbeda pandangan dengan penguasa.

Djarot menduga ada pola sistematis untuk menekan lawan politik dengan menggunakan instrumen hukum. Ia menyebut, pengkritik diburu kesalahannya hingga akhirnya dimasukkan ke penjara.

"Yang mengkritik, yang berbeda, kriminalkan, cari-cari salahnya sampai ketemu, masukkan penjara," ujar Djarot saat berpidato di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Minggu, 27 Juli 2025.

Baca Juga: Nilai Tom Lembong Tidak Bersalah, Ferry Irwandi Kirim Pesan Khusus ke Para Pejabat: Lu yang Nambang di Raja Ampat...

Ia juga menyebut secara spesifik dua nama kader PDIP yang terseret kasus hukum belakangan ini.

"Kemarin terjadi (kriminalisasi) kasusnya Tom Lembong dan Mas Hasto Kristiyanto, cari sampai ketemu, masukkan ke penjara," tambahnya.

Dalam pidato itu, Djarot tidak hanya membahas kriminalisasi terhadap tokoh partai.

Baca Juga: Putusan Vonis Tom Lembong Salah, Mahfud MD Singgung Syarat Tersangka Bisa Dihukum, Eks Menko Polhukam: Dibuktikan Bahwa Dia...

Ia juga menyinggung sejumlah dugaan megakorupsi yang dianggap tidak ditindak secara serius oleh aparat penegak hukum.

Beberapa kasus yang disebut antara lain dugaan korupsi minyak goreng, pengadaan pesawat jet, proyek infrastruktur di Sumatera Utara, hingga kasus Blok Medan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X