SketsaNusantara.id - Ferry Irwandi angkat bicara usai videonya tentang Tom Lembong jadi sorotan.
Mantan pegawai Kementerian Keuangan ini mengunggah video sindiran untuk pihak-pihak yang dinilai salah paham dengan pernyataan Mahfud MD yang kembali viral pasca putusan vonis Tom Lembong.
"Kasih ke orang-orang yang ngomong gue lebih percaya pak Mafhud MD,” tulis Ferry Irwandi lewat Instagramnya.
Ia pun mengunggah cuplikan video pernyataan Mahfud MD usai Majelis Hakim memberikan vonis 4,5 tahun untuk Tom Lembong.
“Setelah hakim ketok palu, setelah Pak Tom Lembong dipidana 4,5 tahun, apa kata Pak Mahfud? ini kata Pak Mahfud,” tutur Ferry sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun Instagram @irwandiferry.
Pada video yang diunggah tanggal 24 Juli 2025 itu, Ferry memperlihatkan sejumlah pemberitaan yang memuat pernyataan Mahfud MD soal vonis Tom Lembong dalam kasus korupsi importisasi gula.
‘Mahfud MD: Vonis hukuman 4,5 tahun TL itu salah’
‘Mahfud sebut Vonis Hakim untuk Tom Lembong salah karena Tak Ada Mens Rea’
‘Mahfud MD Sebut TL Harusnya tak bisa dipidana’
“Komentar Pak Mahfud atas putusan peradilan itu juga udah dimuat di berbagai media yang mana Pak Mahfud menyatakan bahwa hakim keliru,” jelas Ferry.
Sebelumnya, video Mahfud MD tahun 2024 terkait kasus korupsi importasi gula yang melibatkan Tom Lembong kembali viral pasca putusan vonis yang dibacakan pada 18 Juli 2025 lalu.
Dalam potongan video podcast bersama Rhenald Kasali yang beredar, Mahfud MD tengah mengomentari penetapan Tom Lembong sebagai tersangka.
Namun tak sedikit publik yang mengira pernyataan Mantan Menkopolhukam tersebut berkaitan dengan putusan vonis Tom Lembong.
Artikel Terkait
Meresahkan! Marak Peredaran Uang Palsu dan Duit Mainan yang Digunakan untuk Belanja di Pasar Jember, Sejumlah Pedagang Lansia Jadi Korban Penipuan
Kompak Banget! Emak-Emak Serba Pink Daki Merbabu, Netizen Sampai Salah Fokus: 'Kirain Naga yang Barongsai'
Viral Gedung Terbakar di Jepang, Benarkah TKI Jadi Tersangka? Ini Kata Neo Japan
Mengenal Data Komersial yang Ditransfer ke AS Imbas Kesepakatan Tarif Impor RI, Data Pribadi Warga Indonesia Gak Aman? Begini Penjelasan Istana
4 Fakta Terbaru Kasus Terbakarnya KM Barcelona, 2 Korban Masih Hilang hingga Perbedaan Data Manifes Penumpang