SketsaNusantara.id – Baru-baru ini, jagat media sosial diramaikan dengan video kebakaran yang terjadi di sebuah gedung di kawasan Senta, Jepang.
Peristiwa ini sempat viral di TikTok, dan yang lebih memicu perhatian warganet adalah klaim bahwa pelakunya adalah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diduga mabuk pada pukul 3 pagi.
Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa seorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang bekerja sebagai TKI menyebabkan kebakaran lantaran meninggalkan kompor menyala ketika ia pergi ke toilet.
Baca Juga: Viral! Gagal Kerja ke Jepang Gegara Silat, Calon TKI Ini Bongkar Fakta Mengejutkan!
Kejadian ini pun lantas menyeret nama Indonesia ke dalam percakapan publik Jepang dan netizen Tanah Air.
Dikutip SketsaNusantara.id dari video pernyataan @neojapan_ yang diunggah di Instagram, ia menegaskan bahwa belum ada informasi resmi dari kepolisian Jepang terkait identitas pasti pelaku.
"TKI dibilang penyebab kebakaran, namun di sini gw lebih tunggu info dulu dari polisi supaya tidak ada pihak yang terfitnah," ungkapnya dalam video berdurasi 1 menit 57 detik itu.
Video pertanyaan ini menjadi upaya untuk menahan laju penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Banyak pihak yang langsung menghakimi WNI karena status pelaku ditulis sebagai "TKI" dalam unggahan TikTok. Alhasil, bukan hanya satu individu, tapi citra komunitas WNI di Jepang yang ikut tercoreng.
Padahal, menurut pihak KJRI (Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia), hingga kini identitas pelaku masih belum dapat dipastikan. Pihak berwenang juga menyebut bahwa gedung tempat insiden terjadi dihuni oleh warga dari berbagai negara, bukan hanya Indonesia.
Baca Juga: Rayakan Anniversary dengan Cara Unik, Rey Mbayang dan Dinda Hauw Romantis Naik Gunung di Jepang
Dampak dari kebakaran ini bukanlah hal kecil. Dilaporkan oleh pihak gedung, total kerugian ditaksir mencapai 800 juta yen atau setara lebih dari Rp80 miliar. Situasi ini menimbulkan pertanyaan baru, siapa yang akan menanggung biaya kerusakan tersebut?
Apakah pelaku secara pribadi? Apakah akan ada campur tangan dari negara asal pelaku jika memang ia adalah warga asing? Atau justru pemerintahan Jepang akan turut menangani kasus ini secara kolektif? Hingga saat ini, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut masih menggantung.
Artikel Terkait
Gempa Sebanyak 1000 kali Guncang Jepang, Warga Hubungkan dengan Ramalan Penulis Ryo Tatsuki
Daftar Lengkap 6 Calon Dubes RI Jalani Fit and Proper Test: Ada Mantan Menteri, Adik Tokoh Penting, hingga Utusan untuk AS, Jepang, Jerman, PBB
5 Fakta Nurmala Kartini: Adik Luhut Binsar dan Calon Dubes Jepang yang Pernah Wakili RI di 3 Negara Amerika Selatan
Kisah Inspiratif Craftote, UMKM Kreatif Jakarta yang Sukses Tembus Kanada dan Jepang Berkat Pendampingan BRI
Bikin Heboh! Neo Japan Ditelpon Langsung Pejabat Jepang Gara-Gara Perilaku Negatif WNI di Jepang