Minggu, 19 Juli 2026

Viral Gedung Terbakar di Jepang, Benarkah TKI Jadi Tersangka? Ini Kata Neo Japan

Photo Author
Nurul Huda, Sketsa Nusantara
- Kamis, 24 Juli 2025 | 08:30 WIB
Tangkapan layar Gedung di Jepang Kebakaran dan  Neojapan_atau Bang Dian memberikan pernyataan terkait isu TKI yang disebut-sebut sebagai pelaku kebakaran di Jepang. (Instagram/neojapan_ dan Tiktok/asahisan22)
Tangkapan layar Gedung di Jepang Kebakaran dan Neojapan_atau Bang Dian memberikan pernyataan terkait isu TKI yang disebut-sebut sebagai pelaku kebakaran di Jepang. (Instagram/neojapan_ dan Tiktok/asahisan22)

 

SketsaNusantara.id – Baru-baru ini, jagat media sosial diramaikan dengan video kebakaran yang terjadi di sebuah gedung di kawasan Senta, Jepang.

Peristiwa ini sempat viral di TikTok, dan yang lebih memicu perhatian warganet adalah klaim bahwa pelakunya adalah seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang diduga mabuk pada pukul 3 pagi.

Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa seorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang bekerja sebagai TKI menyebabkan kebakaran lantaran meninggalkan kompor menyala ketika ia pergi ke toilet.

Baca Juga: Viral! Gagal Kerja ke Jepang Gegara Silat, Calon TKI Ini Bongkar Fakta Mengejutkan!

Kejadian ini pun lantas menyeret nama Indonesia ke dalam percakapan publik Jepang dan netizen Tanah Air.

Dikutip SketsaNusantara.id dari video pernyataan @neojapan_ yang diunggah di Instagram, ia menegaskan bahwa belum ada informasi resmi dari kepolisian Jepang terkait identitas pasti pelaku.

"TKI dibilang penyebab kebakaran, namun di sini gw lebih tunggu info dulu dari polisi supaya tidak ada pihak yang terfitnah," ungkapnya dalam video berdurasi 1 menit 57 detik itu.

Baca Juga: Neo Japan Ungkap Hasil Rapat Serikat Pekerja Jepang soal Pencurian oleh WNI Peserta Magang, Indonesia Terancam Diblacklist?

Video pertanyaan ini menjadi upaya untuk menahan laju penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Banyak pihak yang langsung menghakimi WNI karena status pelaku ditulis sebagai "TKI" dalam unggahan TikTok. Alhasil, bukan hanya satu individu, tapi citra komunitas WNI di Jepang yang ikut tercoreng.

Padahal, menurut pihak KJRI (Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia), hingga kini identitas pelaku masih belum dapat dipastikan. Pihak berwenang juga menyebut bahwa gedung tempat insiden terjadi dihuni oleh warga dari berbagai negara, bukan hanya Indonesia.

Baca Juga: Rayakan Anniversary dengan Cara Unik, Rey Mbayang dan Dinda Hauw Romantis Naik Gunung di Jepang

Dampak dari kebakaran ini bukanlah hal kecil. Dilaporkan oleh pihak gedung, total kerugian ditaksir mencapai 800 juta yen atau setara lebih dari Rp80 miliar. Situasi ini menimbulkan pertanyaan baru, siapa yang akan menanggung biaya kerusakan tersebut?

Apakah pelaku secara pribadi? Apakah akan ada campur tangan dari negara asal pelaku jika memang ia adalah warga asing? Atau justru pemerintahan Jepang akan turut menangani kasus ini secara kolektif? Hingga saat ini, jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut masih menggantung.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X