Minggu, 19 Juli 2026

Stok Berlimpah, Harga Tetap Melambung: Warga Jember Pertanyakan Distribusi dan Harapan di Tengah Gejolak Pasar Beras

Photo Author
Fijriani Sri Wiranti, Sketsa Nusantara
- Kamis, 17 Juli 2025 | 21:18 WIB
Ilustrasi pasar beras. (Unsplash/Leonie Clough)
Ilustrasi pasar beras. (Unsplash/Leonie Clough)

 

SketsaNusantara.id - Di tengah tumpukan karung beras di gudang Bulog, masyarakat Jember tetap melontarkan keluhan soal harga beras yang makin mencekik.

Ironisnya, meskipun pihak Bulog mengklaim cadangan beras di wilayah ini sangat mencukupi, bahkan dikatakan cukup hingga 50 bulan ke depan, kenyataannya harga di pasar justru tetap tinggi.

Kondisi ini membuat warga merasa terbebani, terutama mereka yang harus membeli beras untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Satgas Temukan 212 Merek Beras Tak Sesuai SNI, Dijual Mahal ke Pasar, Konsumen Tertipu, Petani Tertekan!

Kepala Sub Divre Bulog Jember, Muhammad Ade Saputra, menegaskan bahwa ketersediaan stok beras sangat aman.

“Stok cadangan sangat cukup, bahkan dipastikan mencukupi hingga lebih dari empat tahun ke depan,” ujarnya, dilansir SketsaNusantara.id melalui website resmi Bulog.

Namun, jaminan ini rupanya belum mampu meredam keresahan warga yang menghadapi realita harga yang melambung.

Baca Juga: Jangan Tertipu! Inilah 5 Cara Mudah Kenali Ciri-Ciri Beras Oplosan hingga Tips Pilih Beras Berkualitas, Nomor 4 Jarang Diketahui

Harga beras yang terus merangkak naik semakin terasa memberatkan bagi banyak keluarga, terutama di pedesaan.

Kondisi ini menandakan bahwa persoalan harga beras bukan sekadar angka di pasar, tetapi telah menjadi beban nyata bagi warga, khususnya ibu rumah tangga.

Meski ada beras yang kualitasnya bagus, bagi warga tetap mengalami kesulitan dalam menemukan beras murah tanpa proses pemolesan.

Kondisi ini dinilai sangat memberatkan kebutuhan harian keluarganya.

Menanggapi itu, Muhammad Ade menyatakan bahwa Bulog tengah menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke berbagai kios dan pasar. Namun, untuk pasar tradisional, pendistribusian masih menunggu verifikasi dinas terkait.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X