SketsaNusantara.id - Kawasan wisata Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) kembali jadi sorotan publik setelah dikabarkan ada turis yang terjatuh pada hari Rabu, 16 Juli 2025.
Seorang turis bernama Benedikt Emmenegger asal Swiss dilaporkan mengalami kecelakaan dan terjatuh saat menuruni jalur pendakian menuju Danau Segara Anak.
Kejadian ini sekitar pukul 11:30 WITA hingga akhirnya korban bisa dievakuasi dengan mengerahkan tim gabungan dari Basarnas, relawan dari Rinjani Squad bersama tim EMHC (Edelweis Medical Help Centre).
Upaya evakuasi telah dilakukan dan tim EMHC bertindak cepat melakukan pertolongan awal, karena korban mengalami patah tulang kaki dan ada pendarahan pada bagian kepala.
Insiden tragis ini seketika jadi perbincangan hangat warganet di media sosial, apalagi sebelumnya pernah terjadi hal serupa yang menewaskan Juliana Marins, turis asal Brasil.
Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah penggunaan helikopter saat proses evakuasi yang melakukan penyelamatan sebelum kondisi korban memburuk.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menyebut proses evakuasi menggunakan helikopter dapat dilakukan dengan mengevaluasi kondisi cuaca sehingga korban bisa segera dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut
"Pihak heli mengevaluasi cuaca dan kondisi medan untuk bisa melakukan pendaratan. Pada pukul 16.58 WITA, helikopter berhasil mengangkat korban dari lokasi dan menerbangkannya menuju RS BIMC Kuta, Bali," ungkap pihak BTNGR melalui akun Instagram @btn_gn_rinjani.
Menariknya, helikopter yang didatangkan untuk evakuasi korban bukan milik Basarnas. Diketahui, helikopter yang membantu evakuasi Benedikt ternyata didatangkan dari perusahaan asuransi melalui Bali Air.
Dilansir SketsaNusantara.id dari website resmi Bali Air, pihak maskapai penerbangan ini memiliki helikopter yang bisa digunakan untuk evakuasi medis.
Helikopter ini juga difungsikan sebagai layanan perjalanan wisata untuk melihat keindahan Bali dari atas langit dan kini bisa dipakai untuk berbagai keperluan, termasuk evakuasi medis.
Artikel Terkait
Dari Pemetaan di Jakarta hingga Evakuasi di Tebing Terjal, Inilah Kisah Haru Agam Rinjani di Balik Tragedi Juliana Marins
Kisah Agam Rinjani Jadi Orang Kaya dalam 10 Hari, Porter Gunung Rinjani yang Sempat Viral Usai Evakuasi Juliana Marins
Tragedi Juliana Marins Jadi Pelajaran Berharga, Raja Juli Antoni Gaet Agam Rinjani Ambil Langkah untuk Peningkatan Keselamatan Pendakian
Kini Diblacklist dan Dihujat, Ali Mustofa Ungkap Kronologi Lengkap Detik-Detik Juliana Marins Hilang di Gunung Rinjani
Summit Gunung Rinjani di Usia 62 Tahun, Rocker Atiek CB Tunjukkan Lokasi Juliana Marins Terjatuh: Seperti Nggak Ada Bottom