Kamis, 4 Juni 2026

Bukan dari Basarnas? Inilah Maskapai Penerbangan yang Sediakan Helikopter untuk Bantu Selamatkan Turis Asal Swiss Usai Terjatuh di Gunung Rinjani

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 17 Juli 2025 | 17:30 WIB
Potret penanganan turis asal Swiss yang terjatuh di Gunung Rinjani, usai dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter milik maskapai Bali Air (Instagram/airbali)
Potret penanganan turis asal Swiss yang terjatuh di Gunung Rinjani, usai dievakuasi melalui jalur udara menggunakan helikopter milik maskapai Bali Air (Instagram/airbali)

SketsaNusantara.id - Kawasan wisata Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) kembali jadi sorotan publik setelah dikabarkan ada turis yang terjatuh pada hari Rabu, 16 Juli 2025.

Seorang turis bernama Benedikt Emmenegger asal Swiss dilaporkan mengalami kecelakaan dan terjatuh saat menuruni jalur pendakian menuju Danau Segara Anak.

Kejadian ini sekitar pukul 11:30 WITA hingga akhirnya korban bisa dievakuasi dengan mengerahkan tim gabungan dari Basarnas, relawan dari Rinjani Squad bersama tim EMHC (Edelweis Medical Help Centre).

Baca Juga: Usai Juliana Marins, Turis Asal Swiss Dilaporkan Terjatuh saat Turun Mendaki Gunung Rinjani, Korban Masih Bisa Diselamatkan? Begini Kondisinya

Upaya evakuasi telah dilakukan dan tim EMHC bertindak cepat melakukan pertolongan awal, karena korban mengalami patah tulang kaki dan ada pendarahan pada bagian kepala.

Insiden tragis ini seketika jadi perbincangan hangat warganet di media sosial, apalagi sebelumnya pernah terjadi hal serupa yang menewaskan Juliana Marins, turis asal Brasil.

Salah satu yang mencuri perhatian publik adalah penggunaan helikopter saat proses evakuasi yang melakukan penyelamatan sebelum kondisi korban memburuk.

Baca Juga: 8 Fakta Insiden Pendaki Swiss Jatuh di Gunung Rinjani, Alasan Tim SAR Evakuasi Pakai Helikopter hingga Kondisi Terkini Korban

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) menyebut proses evakuasi menggunakan helikopter dapat dilakukan dengan mengevaluasi kondisi cuaca sehingga korban bisa segera dibawa ke Rumah Sakit untuk mendapat penanganan medis lebih lanjut

"Pihak heli mengevaluasi cuaca dan kondisi medan untuk bisa melakukan pendaratan. Pada pukul 16.58 WITA, helikopter berhasil mengangkat korban dari lokasi dan menerbangkannya menuju RS BIMC Kuta, Bali," ungkap pihak BTNGR melalui akun Instagram @btn_gn_rinjani.

Menariknya, helikopter yang didatangkan untuk evakuasi korban bukan milik Basarnas. Diketahui, helikopter yang membantu evakuasi Benedikt ternyata didatangkan dari perusahaan asuransi melalui Bali Air.

Dilansir SketsaNusantara.id dari website resmi Bali Air, pihak maskapai penerbangan ini memiliki helikopter yang bisa digunakan untuk evakuasi medis.

Baca Juga: 4 Alasan Evakuasi Juliana Marins Tidak Bisa Gunakan Helikopter, Pengamat Penerbangan Gerry Soetjatman: Heli Basarnas...

Helikopter ini juga difungsikan sebagai layanan perjalanan wisata untuk melihat keindahan Bali dari atas langit dan kini bisa dipakai untuk berbagai keperluan, termasuk evakuasi medis.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Instagram @btn_gn_rinjani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X