Kamis, 4 Juni 2026

Alaska Diguncang Gempa 7,3 SR hingga Memicu Peringatan Tsunami, Benarkah Bisa Ikut Berdampak Sampai ke Indonesia? Begini Penjelasan BMKG

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 17 Juli 2025 | 11:30 WIB
Peringatan diri saat Alaska diguncang gempa 7,3 SR yang berpotensi terjadi tsunami, akankah berdampak bagi Indonesia? (X/restafajri)
Peringatan diri saat Alaska diguncang gempa 7,3 SR yang berpotensi terjadi tsunami, akankah berdampak bagi Indonesia? (X/restafajri)

SketsaNusantara.idGempa bumi berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) belum lama ini mengguncang Alaska Peninsula, Amerika Serikat, bahkan sampai memicu peringatan dini tsunami.

Kabar ini tersebar luas, memicu kekhawatiran publik dan jadi perbincangan hangat warganet di media sosial. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pun ikut menyoroti fenomena ini untuk mengungkap keterkaitannya dengan Indonesia.

Salah satu warganet mengunggah video yang menunjukkan kondisi salah satu rumah penduduk yang berguncang kuat saat gempa terjadi pada hari Rabu, 16 Juli pukul 12:37 waktu setempat atau pada hari Kamis, 17 Juli 2025 sekitar pukul 03:37 waktu Indonesia.

Baca Juga: Penjelasan BMKG Terkait Mekanisme Gempa 5,2 SR di Aceh Selatan, Ada Kaitannya dengan Gempa 5,3 SR yang Mengguncang Pulau Nias Sumatera Utara?

"Gempa bumi magnitudo 7,3 SR telah melanda lepas pantai negara bagian Alaska, AS, memicu peringatan tsunami, kata Survei Geologi AS. Guncangan begitu kuat seperti hampir merobohkan rumah penduduk. Stay safe," tulis akun X @apollingSolution.

United States Geological Survey (USGS) menyebut pusat gempa berada pada koordinat 54,54 LS (Lintang Selatan) dan 160,47 BB (Bujur Barat), yang berada 66 km di sebelah selatan Sand Point.

Gempa ini termasuk gempa kerak dangkal yang berpusat di dalam laut dengan kedalaman 12 km. Peringatan dini tsunami telah dikeluarkan otoritas setempat.

Baca Juga: 2 Gempa Berkekuatan Besar Melanda Jepang, Peringatan Tsunami Setinggi 1 Meter Dikeluarkan untuk 2 Wilayah Berikut

Dikabarkan air laut sempat naik setinggi 6 cm setelah beberapa menit gempa terjadi. Warga setempat di sekitar lepas pantai dievakuasi hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman, karena gelombang tersebut memiliki daya dan kecepatan yang berbeda dibandingkan ombak biasa.

Terpantau sudah ada 2 kali gempa susulan dengan magnitudo 5,2 SR dan 5,3 SR dengan episenter dalam laut yang berada di sebelah Tenggara Sand Point dengan kedalaman 35 km dan 29 km.

BMKG menyebut gempa ini tidak berdampak, apalagi sampai memicu tsunami di wilayah Indonesia. Pihaknya meminta masyarakat untuk tak terpengaruh dengan kabar yang belum tentu jelas kebenarannya.

Baca Juga: Mengapa Bengkulu Sering Diguncang Gempa? Sejarah, Potensi Megathrust hingga Ancaman  Tsunami Menurut BPBD Bengkulu

"Gempa Alaska tadi pagi tidak berpotensi tsunami dan tidak berdampak di Indonesia.Oleh karena itu, masyarakat pesisir Indonesia dihimbau untuk tetap tenang," tulis Daryono, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, dalam cuitannya di akun X @DaryonoBMKG, dikutip SketsaNusantara.id hari Kamis, 17 Juli 2025.

Akun Instagram @infogempadunia menyebut peringatan tsunami di Alaska telah dicabut karena tidak ada lagi tanda-tanda gelombang berbahaya menyusul.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: bmkg.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X