“Saya sudah pesan pada Kepala BPBD supaya paling tidak ada tim Tagana yang ditugaskan untuk menyampaikan duka cita takziah kami,” ujarnya.
Sementara itu, pencarian korban kapal tenggelam masih terus dilakukan. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang masa pencarian hingga 14 Juli 2025.
Sampai hari ke-11 pencarian, jumlah korban yang berhasil ditemukan sebanyak 48 orang. Dari jumlah itu, 30 orang ditemukan dalam keadaan selamat, sementara 18 lainnya meninggal dunia.
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam saat berlayar di perairan Selat Bali dengan membawa puluhan penumpang, kru, dan kendaraan.
Upaya pencarian yang masih berlangsung menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan semua korban dapat ditemukan dan diidentifikasi.
Pemberian santunan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah bagi para korban dan keluarga yang terdampak. Di sisi lain, pencarian korban yang belum ditemukan terus menjadi prioritas hingga seluruh proses evakuasi selesai.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Pasca Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Netizen Kembali Singgung Wacana Jembatan Banyuwangi-Bali
Selain KMP Tunu Pratama Jaya, 5 Kapal Ini Juga Mengalami Kecelakaan di Selat Bali: Ada yang Terbakar hingga Tenggelam Karena Kelebihan Muatan
Update Darurat! 31 Penumpang Selamat, 4 Meninggal dalam Kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya, Cek Daftar Nama Korban!
Update Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, Korban Selamat Ungkap Detik-detik Sebelum Tenggelam
Berapa Jumlah Korban KMP Tunu Pratama Jaya yang Belum Ditemukan? Gubernur Jatim Berikan Informasi Terkini