Kelima langkah ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan pasar sekaligus memperkuat nilai perusahaan ke depan.
Tak hanya itu, Misbakhun menegaskan dukungannya atas strategi transformasi yang dijalankan BRI karena dinilai memperkuat aspek fundamental perusahaan secara menyeluruh.
“Transformasi BRI yang makin fokus itu justru untuk memperkuat fundamental BRI, sehingga dari pendanaan dan penyaluran makin berkualitas dari sisi manajemen risiko dan SDM yang mempunyai kompetensi tinggi,” tambahnya.
Di sisi lain, Direktur Utama BRI Hery Gunardi juga menegaskan bahwa transformasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh sehat, berkelanjutan, dan inklusif. Ia menyebut peluncuran BRIvolution Initiatives Phase 1 bukan sekadar perubahan sistem semata, melainkan juga transformasi pola pikir di internal perusahaan.
“Ini juga menjadi bagian dari transformasi berkelanjutan untuk memperkuat daya saing dan memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder BRI. Transformasi ini bukan sekadar perubahan sistem, tapi juga perubahan cara berpikir,” pungkas Hery.
Langkah akseleratif yang dijalankan BRI melalui strategi-strategi baru ini diharapkan bukan hanya memperkuat posisi BRI di industri perbankan nasional, tetapi juga membawa perusahaan selangkah lebih dekat ke visi besar 2030.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
BRI Sabet 15 Penghargaan Internasional di FinanceAsia 2025, Bukti Ketangguhan Bank Rakyat hingga Kancah Global
Awalnya Hanya 25 Peternak, Kini 300 Lebih: Kisah Klaster Susu Ponorogo Bangkit Lewat Dukungan BRI dan Produksi 10 Ton Susu per Hari
Kisah Inspiratif Sanrah Food, UMKM Kuliner Binaan BRI yang Sukses Naik Kelas dan Menembus Pasar Global
BRI Perkuat Komitmen Keuangan Berkelanjutan, Dukung Pencapaian SDGs Lewat Pendanaan UMKM dan Inklusi Keuangan
Perjalanan Sukses UMKM Teh Bogor yang Tembus Pasar Dunia Berkat BRI