Hingga berita ini disusun, tercatat 51 RT masih berada dalam kondisi tergenang. Wilayah seperti Kelurahan Cawang menjadi salah satu fokus utama pemantauan karena curah hujan di sekitarnya masih tinggi.
Baca Juga: Di Balik Banjir Mataram yang Melumpuhkan Kota, Gubernur NTB Turun ke Lapangan
Gubernur Pramono kembali mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan banjir lanjutan. Ia juga meminta warga segera melapor melalui layanan darurat Jakarta Siaga 112 atau lewat aplikasi JAKI jika mendapati kondisi genangan di wilayahnya.
Untuk mempercepat koordinasi, Pemprov menyediakan kanal pelaporan dan informasi melalui akun resmi media sosial @DKIJakarta dan @BPBDJakarta.
Kondisi banjir yang terus berulang ini menjadi sinyal penting bahwa upaya penanggulangan dan pencegahan harus terus ditingkatkan.
Jakarta sebagai kota dengan risiko banjir tinggi tak bisa hanya mengandalkan respon cepat pemerintah. Peran serta warga dalam menjaga lingkungan dan melapor secara aktif sangat dibutuhkan. Tetap waspada, ikuti perkembangan informasi resmi, dan jangan tunda untuk bertindak saat bahaya datang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Ratusan Rumah di Kendari Tergenang Banjir, Gubernur Turun Tangan dan Ungkap Rencana Penanggulangan
Viral! Anggota DPRD Termuda Kendari Fadhal Rahmat Ngevape saat Rapat Bahas PHK Buruh, Auto Banjir Kritik: Adabnya Kosong
Komentar Akun Instagram Agam Rinjani Banjir Pujian dari Warga Brazil atas Aksi Heroiknya
Resmi Menikah Lagi, Instagram Gunawan Dwi Cahyo Banjir Ucapan Selamat, Eks Bali United Ramdani Lestaluhu: Samawa Maifrenku
Dedi Mulyadi Tanggapi Banjir di Puncak Bogor, Singgung Rencana Pemprov Jabar soal Perubahan Tata Ruang