Kamis, 4 Juni 2026

BPBD dan Pemprov DKI Jakarta Siaga Hadapi Banjir Genangan, Ini Beberapa Wilayah yang Terdampak

Photo Author
- Senin, 7 Juli 2025 | 22:10 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung operasi pompa air di pos pengendali banjir Jatinegara, sebagai langkah percepatan surutnya air. (Jakarta.go.id)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung operasi pompa air di pos pengendali banjir Jatinegara, sebagai langkah percepatan surutnya air. (Jakarta.go.id)

SketsaNusantara.id – Hujan lebat yang mengguyur daerah hulu, ditambah kiriman air dari Bogor, kembali membuat sejumlah kawasan di Jakarta dilanda genangan.

Meski bukan peristiwa baru bagi warga ibu kota, kondisi ini tetap menimbulkan kekhawatiran. Merespons situasi tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BPBD langsung turun tangan sejak dini hari Minggu, berupaya meminimalkan dampaknya.

Warga pun diingatkan agar tetap siaga, sebab hingga kini genangan masih terjadi di puluhan RT dan sejumlah jalan utama.

Baca Juga: Buntut Aniaya Driver Shopee Food, Rumah Mas Pelayaran Banjir Orderan Fiktif COD, Mulai Baju Tahanan Hingga Kulkas 2 Pintu!

Tindakan cepat langsung dijalankan. Tim BPBD bersama instansi terkait mengaktifkan pompa-pompa air, mengevakuasi warga secara bertahap, dan menyalurkan bantuan darurat ke lokasi terdampak.

Dalam suasana yang serba darurat ini, respons pemerintah menjadi angin segar bagi warga yang terdampak langsung.

Dilansir SketsaNusantara.id berdasarkan keterangan resmi yang disampaikan dalam jakarta.go.id, pada Minggu sore, 6 Juli 2025, banjir telah menggenangi 53 RT dengan ketinggian air berkisar antara 60 cm hingga 3 meter. Banjir dipicu oleh meluapnya Kali Ciliwung dan sejumlah anak sungai yang tak sanggup menampung volume air dari hulu.

Baca Juga: 4 Fakta Erupsi Gunung Lewotobi Hari Ini, Tinggi Kolom Abu 18 Km hingga Waspada Potensi Banjir Lahar Dingin

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, segera menginstruksikan Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan BPBD untuk mengaktifkan seluruh pompa air, menyesuaikan pengaturan pintu air, serta mempercepat proses drainase, terutama di lokasi yang rawan genangan.

Sementara itu, data dari portal Pantau Banjir milik Pemprov DKI per Senin pagi menunjukkan bahwa masih ada lebih dari 50 RT yang terendam. BPBD pun menerjunkan tim ke berbagai lokasi untuk menyedot air menggunakan unit mobile.

Warga di area dengan genangan cukup tinggi turut mendapatkan pemantauan khusus dari petugas di lapangan.

Baca Juga: Berikut Ini Wilayah yang Terdampak Banjir dan Longsor di Kabupaten Bogor, Ada Korban Meninggal Dunia, Luka-Luka, dan Masih dalam Pencarian

Kepala Data dan Informasi BPBD, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa sekitar 250 warga telah dievakuasi ke tempat aman seperti masjid dan balai warga.

Personel dari BPBD, SDA, Dinas Bina Marga, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dikerahkan untuk mempercepat proses penanganan. Mereka bekerja tanpa henti demi memastikan jalan utama tetap bisa dilalui dan air secepat mungkin surut.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: jakarta.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X