Kamis, 4 Juni 2026

Gelombang Panas Ekstrem di Eropa Pecahkan Rekor Suhu Awal Juli: Sekolah Ditutup, Warga Menyerbu Fasilitas Pendingin Udara

Photo Author
Nurul Olivia Ulfa, Sketsa Nusantara
- Kamis, 3 Juli 2025 | 15:14 WIB
Cuaca ekstrem melanda berbagai negara di Eropa dan mencatat rekor suhu tertinggi sejak abad ke-19 (Pixabay.com/ Pexel)
Cuaca ekstrem melanda berbagai negara di Eropa dan mencatat rekor suhu tertinggi sejak abad ke-19 (Pixabay.com/ Pexel)

Dikutip dari thetimes.com, Italia juga memberlakukan larangan bekerja di luar ruangan pada jam puncak panas di 18 kota, termasuk Roma dan Milan.

Berdasarkan informasi dari kanal theguardian.com, akibat suhu ekstrem ini, kebakaran kecil terjadi di Skotlandia, wilayah Mitlands, dan utara Inggris.

Baca Juga: Satpol PP Bekasi Dapat Tekanan Saat Tertibkan Bantaran Sungai, Melisa Ungkap Realita di Lapangan

Rekor suhu ekstrem ini memecahkan catatan lama sejak abad ke-19. Keadaan ini mempertegas realitas perubahan iklim dan kebutuhan adaptasi.

Diperlukan adanya respon langkah atau kebijakan mitigasi yang lebih intensif, terutama di sektor publik.

Gelombang panas di Eropa awal Juli 2025 ini telah melampaui batas historis. Menyebabkan dampak luas terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, dan sistem sosial.

Penutupan sekolah, fasilitas publik, kampanye “oasis iklim”, hingga perhatian terhadap anak-anak dan lansia, menunjukkan bagaimana negara-negara Eropa meresponnya.

Fenomena ini menjadi pengingat penting bahwa adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim dan cuaca ekstrem bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan kritis global.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: The Guardian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X