SketsaNusantara.id - Kejaksaan Agung (Kejagung) akhirnya buka suara terkait kebijakan pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim.
Sehingga kini Nadiem Makarim tak akan bisa lakukan perjaalanan ke luar negeri dengan alasan apapun.
Dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menjelaskan apa alasan dibalik pencegahan tersebut.
"Sesuai dengan administrasi yang ada dan permohonan penyidik kepada Jampidsus, terkait perkara," tegas Harli Siregar, Kapuspenkum Kejagung dilansir dari SketsaNusantara.id dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV.
"Maka telah dilakukan pencegahan ke luar negeri sejak tanggal 19 Juni 2025 untuk 6 bulan ke depan sejak tanggal ditetapkan," imbuhnya.
Lebih jauh Harli Siregar menjelaskan bahwa penyidik memohon pencegahan ke luar negeri terhadap Nadiem Makarim untuk kelancaran penyidikan selanjutnya.
"Terkait pencegahan ini juga ada beberapa orang lain yang sudah dipanggil menjadi saksi dan diberlakukan pencegahyke luar negeri," tambahnya.
Bahwa tak hanya Nadiem Makarim, namun ada beberapa orang juga alami hal yang sama untuk dicegah bepergian ke luar negeri selama 6 bulan ke depan.
Harli Siregar juga menjelaskan bahwa pencegahan ke luar negeri adalah prosedur umum yang diterapkan untuk memastikan saksi atau pihak terkait selalu siap jika dibutuhkan untuk pemeriksaan lanjutan.
Sementara itu, kasus yang menyeret nama Nadiem Makarim ini berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan laptop Chromebook senilai Rp 9,9 triliunan rupiah di Kemendikbudristek.
Dalam perkara ini, sejak 23 Juni 2025 Nadiem Makarim telah dipanggil sebagai saksi dan dicecar puluhan pertanyaan seputar kebijakan dan pengetahuannya terkait proyek tersebut saat menjabat menteri.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Terancam Diperiksa Kejagung, Begini Nasib Bos Gojek di Pusara Kasus Korupsi Laptop Hampir Rp10 T
6 Pernyataan Nadiem Makariem atas Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Chromebook, Minta Publik Tak Cepat Berasumsi
2 Alasan Nadiem Makarim Beli 1,1 Juta Laptop Chromebook saat Jadi Menteri Pendidikan, Eks Bos Gojek: Untuk Pelaksanaan...
Nadiem Makarim Jelaskan Alasan Pemilihan Chromebook dalam Program Digitalisasi Pendidikan Selama Pandemi
Nadiem Makarim Siap Beri Klarifikasi atas Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop di Masa Jabatannya Jadi Menteri di Kemendikbud Ristek
KPK Bakal Panggil Bobby Nasution Terkait Dugaan Aliran Uang Korupsi PUPR Sumatera Utara, Mantu Jokowi Terlibat?
Update Kasus Meninggalnya Juliana Marins di Rinjani, Polisi Periksa Sejumlah Pihak Termasuk Guide Gunung
Lisa Mariana Aman? Atalia Praratya Posting Momen Mesra Saat Touring Bareng Ridwan Kamil, Netizen Tepuk Tangan untuk Bu Cinta
Siapa Topan Obaja Putra Ginting? Profil Tangan Kanan Bobby Nasution yang Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Proyek Jalan