SketsaNusantara.id - Politisi Anas Urbaningrum apresiasi keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisah antara Pemilu nasional dengan Pemilu daerah.
Melalui cuitan di akun X pribadinya, Anas Urbaningrum menilai keputusan tersebut justru membawa sisi positif.
Menurutnya, dengan memisah antara Pemilu nasional dengan daerah, maka Pemilu tersebut akan lebih fokus dalam menyorot isu nasional.
“Sisi baiknya adalah pemilu akan lebih fokus isu-isunya. Masalah-masalah nasional akan terangkat maksimal dalam pemilu serentak nasional, khususnya Pilpres," tulisnya, dilansir dari akun X @anasurbaningrum.
Sementara pada isu-isu lokal, katanya, akan terangkat dalam Pemilu daerah.
“Karena untuk Pemilu Anggota DPR dan DPD pasti harus juga mengangkat isu Dapil. Sedangkan isu-isu lokal akan lebih mendapatkan tempat pada saat pemilu serentak daerah,” katanya.
Anas menilai selama ini pemilu DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota kehilangan ruang untuk mengangkat isu-isu lokal
“karena terdesak oleh hiruk pikuk isu-isu nasional, terutama terkait dengan Pilpres,”
“Pemilu legislatif lokal seperti hanya numpang saja atau sampiran dari dinamika pemilu nasional," imbuhnya.
Selain itu, katanya, dipisahnya Pemilu nasional dengan daerah ini bisa mengurangi kerumitan penyelenggaraan.
“Baik bagi penyelenggara maupun terutama bagi para pemilih. Para pemilih berpeluang untuk lebih maksimal menggunakan daya kognitif dan evaluatifnya sebelum menjatuhkan pilihan politiknya,” ujarnya.
Artikel Terkait
Pelantikan Bupati Jember Ditunda, Menunggu MK Prioritaskan Penyelesaian Sengketa Hasil Pemilu
Tanpa Sengketa MK! Tanggal 6 Februari 2025 Jadi Hari Bersejarah Pelantikan Kepala Daerah Baru Hasil Pemilu Serentak
Terdampak Efisiensi Anggaran, Mobil Dinas 2 Lembaga Penyelenggara Pemilu di Jember Ditarik
Nasib Tragis Karyawan Sritex, Ugal-ugalan Dukung Gibran di Pemilu 2024, Kini Justru Menangis di PHK Massal
Gandeng BRI, Salah Satu Faktor KPU Jombang Sukses Selenggarakan Pemilu 2024
Edukasi Politik! Pemilihan RT Desa Jombang Dilakukan Seperti Pemilu