Minggu, 19 Juli 2026

Sederet Fakta Mengejutkan Terkait Kasus WNA Brasil yang Terjatuh di Gunung Rinjani, Juliana Marins Baru Pertama Kali Mendaki Gunung?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 25 Juni 2025 | 17:30 WIB
Potret Juliana Marins, WNA Brasil yang terjatuh di Gunung Rinjani serta upaya penyelamatan tim SAR yang mengalami kendala akibat medan terjal dan cuaca ekstrem (X @hdiegorj)
Potret Juliana Marins, WNA Brasil yang terjatuh di Gunung Rinjani serta upaya penyelamatan tim SAR yang mengalami kendala akibat medan terjal dan cuaca ekstrem (X @hdiegorj)

3. Proses Evakuasi Terkendala Cuaca dan Medan

Meski posisi Juliana sudah ditemukan, tim SAR masih belum bisa bergerak lantaran medan terjal dan berbahaya serta cuaca ekstrem di sekitar puncak Gunung Rinjani.

Meskipun helikopter dan tim profesional bisa dikerahkan, namun kabut tebal menghalagi pandangan dan cuaca ekstrem yang berubah-ubah menjadi penghambat proses evakuasi.

Lokasi yang curam, kabut tebal, dan angin kencang membuat evakuasi udara tak bisa dilakukan sembarangan. Hal ini memperlambat penyelamatan hingga melewati masa krusial 72 jam pertama.

Baca Juga: Tim SAR Dibully Usai Evakuasi Pendaki Brasil yang Jatuh di Rinjani, Analis Basarnas: Penyelamatan di Gunung Kompleks dan Berbahaya

4. Posisi Juliana Berpindah Lebih Dalam

Drone awalnya menangkap Juliana di posisi sekitar 400-500 meter di bawah jalur pendakian, dalam kondisi duduk atau tersangkut di tebing dekat jurang.

Namun, pada hari Minggu, 22 Juni 2025, posisi Juliana berpindah dan semakin turun ke kedalaman 600 meter. Namun, saat tim SAR mencoba turun ke lokasi tersebut, Juliana tidak ditemukan dan respons dengan suara hilang.

Kepala Basarnas mengonfirmasi bahwa tim awalnya menurunkan 7 orang ke sekitar 400 meter. Namun baru satu orang berhasil mencapai titik di 600 meter.

Baca Juga: Update Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Jatuh di Jurang Gunung Rinjani Kedalam 600 Meter Telah Meninggal Dunia

Perpindahan posisi Juliana Marins yang awalnya terdeteksi dari 400 meter ke 600 meter dikarenakan kondisi alam yang tidak stabil.

Gunung Rinjani memiliki lapisan pasir vulkanik dan kerikil yang sangat licin. Setelah terjatuh, tubuh Juliana kemungkinan tergelincir atau terkikis lebih dalam secara perlahan oleh gaya gravitasi.

Tekstur pasir vulkanik, tebing yang curam dan dinamika cuaca seperti angin kencang atau gempa kecil di sekitar puncak GUnung Rinjani memicu perpindahan tersebut yang membuat proses evakuasi makin sulit dilakukan.

5. Juliana Tak Berpengalaman Mendaki

Menariknya, keterangan dari anggota rombongan menyebut Juliana belum punya pengalaman mendaki gunung.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: basarnas go id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X