SketsaNusantara.id - Parlemen Iran memutuskan untuk menutup Selat Hormuz pasca serangan Amerika Serikat terhadap 3 fasilitas nuklir Iran pada Minggu, 22 Juni 2025.
Kabar tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Komisi Keamanan Nasional Iran pada 22 Juni 2025 kemarin.
Penutupan Selat Hormuz ini langsung menyita perhatian dunia, mengingat selat yang memiliki panjang 161 kilometer ini merupakan salah satu jalur pengiriman minyak.
Akun X @poin_opini membahas sejumlah dampak ekonomi jika Selat Hormuz ditutup, salah satunya kemungkinan harga minyak dunia yang bakal melonjak.
“Jalur ekspor minyak dan gas dunia terganggu, termasuk pasokan dari Arab Saudi, Iran, Irak dan Qatar,” cuit akun tersebut.
Akibatnya, ketersediaan minyak global bakal turun drastis dan memicu kenaikan harga minyak mentah,
Hal senada juga ditulis laman berita Bloomberg yang menyebutkan, penutukan Selat Hormuz berpotensi mengganggu stabilitas ekonomo global.
“Jika Iran dapat menolak akses ke kapal tanker raksasa yang mengangkut tminyak dan gas ke China, Eropa dan kawasan konsumen energi utama lainnya, harga minyak akan melonjak tinggi,” tulis Bloomberg sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Namun selain berdampak bagi ekonomo dunia, penutupan Selat Hormuz juga akan memberikan pukulan bagi ekonomi Iran karena menutup pintu ekspor minyak buminya.
Selain itu, dampak lain penutupan Selat Hormuz, diyakini bakal memicu kemarahan Tiongkok sebagai pembeli minyak Iran terbesar.
Artikel Terkait
Gerakan Galbay Makin Marak di Masyarakat, OJK Minta Industri Pinjaman Online Perkuat Manajemen Risiko
Pengajian Rutin PAC Muslimat NU Diwek Jombang; Thalabul llmi dan Gerakkan Ekonomi Keluarga
Ridwan Kamil Tak Dampingi Atalia Praratya ke Pernikahan Al-Alyssa, Postingan Anyar Bu Cinta Menjawab Keberadaan RK?
YouTube Masjid Jogokariyan Diblokir Gara-gara Dituding Berafiliasi dengan Ekstrimis, Netizen: Harusnya lewat ‘Ormas’
Pakai AI, Video Promo Polisi Pahlawan Masa Kini Buatan Polri Panen Hujatan, Netizen: Kayak Kinerja Anggotanya
Divisi Humas Polri Unggah Video Promosi Polisi, Netizen Soroti Penggunaan AI: Perasaan Anggaran Gede Dah