SketsaNusantara.id - Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan erupsi pada Selasa sore, 17 Juni 2025.
Gunung yang berada di Kabupaten Flores Timur ini mengalami erupsi sekitar pukul 17.50 WITA.
Badan Nasional Penanggulangan Bencara (BNPB) mengungkapkan, erupsi Gunung Lewotobi ditandai dengan munculnya awan panas.
“Erupsi ditandai dengan munculnya awan panas terpantau menyebar ke segala arah,” cuit akun X BNPB Indonesia @BNPN_Indonesia.
BNPB juga mengunggah detik-detik Gunung Lewotobi erupsi dan mengeluarkan awan panas dan kolom abu yang tingginya mencapai lebih dari 10 kilometer.
Dalam keterangan resminya, PVMBG menyebutkan, erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki disertai suara gemuruh yang cukup kuat.
Status Gunung Lewotobi Laki-laki pun naik, yang semula berada di level III (siaga), oleh PVMBG ditingkatkan menjadi level IV (awas).
PVMBG juga menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dalam radius 7-8 kilometer untuk tidak melakukan aktivitas apapun.
Sementara itu, kondisi Pos Pemantauan Gunung Lewotobi Laki-laki dihujani batu dan kerikil.
Petugas di pos Pemantauan yang berada di Desa Pululera, 7 kilometer dari puncak kawah ini juga langsung diungsikan tak lama setelah erupsi.
Artikel Terkait
Geger Karyawan Penjual Es Teh Diduga Lakukan Pelecehan Seksual Verbal terhadap Mahasiswi di Jember, Begini Klarifikasi Pemilik Lapak
Iqbal Damanik, Juru Kampanye Hutan Greenpeace Mengaku WhatsApp Pribadinya Diretas, Netizen: Beres Debat sama Ulil...
5 Fakta di Balik Teror Bom Pesawat Haji dari Jeddah: E-mail dari India, Evakuasi Kilat, dan Penumpang Menginap di Medan
Mengenal Dokumen 1992, Perjanjian Aceh-Sumut yang Dipakai Mendagri Tito Karnavian Selesaikan Sengketa 4 Pulau
Identitas Pengirim Ancaman Bom Terungkap, Pesawat Saudi Airlines Pembawa Jemaah Haji Mendarat Darurat di Kualanamu
Panggung Pendopo Pati Diguncang Tarian Erotis Trio Srigala hingga Bupati Sudewo Minta Maaf dan Mengaku Terkejut, Netizen: Dari Pajak Rakyat
6 Fakta Tarian Trio Srigala di Pendopo Pati: Dari Urusan Koperasi Merah Putih hingga Saweran ke Penyanyi