Kamis, 4 Juni 2026

Identitas Pengirim Ancaman Bom Terungkap, Pesawat Saudi Airlines Pembawa Jemaah Haji Mendarat Darurat di Kualanamu

Photo Author
Fita Tristiani, Sketsa Nusantara
- Rabu, 18 Juni 2025 | 08:43 WIB
Ilustrasi pesawat terbang . (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi pesawat terbang . (Pexels/Pixabay)

 

SketsaNusantara.id - Pesawat Saudi Arabia Airlines yang bawa penumpang jemaah haji asal Indonesia dapat ancaman bom.

Pesawat dengan nomor penerbangan SVA 5276 dari Jeddah menuju Jakarta ini membawa setidaknya 442 penumpang.

Akibat ancaman tersebut, pesawat mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Medan pada Selasa 17 Juni 2025 seperti yang dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Baca Juga: 5 Fakta di Balik Teror Bom Pesawat Haji dari Jeddah: E-mail dari India, Evakuasi Kilat, dan Penumpang Menginap di Medan

Menurut Divisi Humas Polri, ancaman dikirim melalui email pada pukul 07.50 WIB yang dikirimkan ke sejumlah alamat resmi bandara di Jeddah, Saudi Arabia dan Indonesia.

Pihak kepolisian membeberkan bahwa nama pengirim email tersebut yaitu [email protected].

Menyusul laporan atas ancaman bom pada pesawat Saudi Arabia Airlines, Tim Gegana Brimob Polda Sumut langsung melakukan evakuasi dan memastikan bahwa penumpang maupun barang bawaan tidak terpapar bahan berbahaya seperti bom.

Baca Juga: Hasto PDIP Titipkan Dokumen Penting dan Diamankan di Rusia, Connie Bakrie Sebut Bisa Jadi Bom Waktu

Pihak kepolisian memastikan bahwa seluruh penumpang dipastikan selamat dan dalam keadaan sehat.

“Seluruh penumpang dipastikan selamat dan dalam keadaan sehat,” tulis Divisi Humas Polri dalam keterangannya.

Selama proses pemeriksaan dan pendalaman oleh kepolisian, para penumpang dievakuasi ke hotel di sekitar bandara dan dijadwalkan untuk terbang kembali pada keesokan harinya.

Baca Juga: Siapakah Jamaah Ansharut Daulah? Kelompok Pengirim Surat Ancaman Bom di Universitas Katolik Parahyangan Bandung yang Bikin Geger di Media Sosial

Kepolisian juga menginformasikan bahwa selama proses pemeriksaan terhadap ancaman bom tersebut berlangsung, operasional bandara sempat dihentikan sementara dan telah dibuka kembali setelah polisi memastikan tidak adanya bahan berbahaya di pesawat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X