Minggu, 19 Juli 2026

Menteri Komdigi Minta Platform Asing Dukung Industri Lokal agar Konten Digital Tak Sepenuhnya Bergantung pada Luar Negeri

Photo Author
Fita Tristiani, Sketsa Nusantara
- Senin, 16 Juni 2025 | 10:30 WIB
Ilustrasi layanan platform OTT yang banyak dipilih masyarakat saat ini. (Pexels/Jakub Zerdzicki)
Ilustrasi layanan platform OTT yang banyak dipilih masyarakat saat ini. (Pexels/Jakub Zerdzicki)

 

SketsaNusantara.id - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menilai bahwa dominasi platform asing tidak boleh menggantikan industri penyiaran nasional.

Hal ini disampaikan oleh Meutya pada Kamis, 12 Juni 2025 di kantor Kementerian Komunikasi dan Digital dalam pertemuannya bersama Presiden MPA Asia Pasifik, Mila Venugopalan seperti yang dikutip oleh SketsaNusantara.id.

Meutya menyatakan bahwa dominasi platform OTT dari asing yang ada di Indonesia tidak boleh mengganggu keberlangsungan industri dalam negeri.

Baca Juga: Komdigi Minta Masyarakat Waspada Penipuan yang Meminta Data Pribadi untuk Taruhan Online

Ia meminta platform OTT turut hadir secara aktif membangun industri lokal sebagai langkah untuk melindungi dan memperkuat kontrol atas konten digital yang dikonsumsi oleh masyarakat.

Hal itu sekaligus untuk memastikan Indonesia tidak sepenuhnya bergantung pada konten asing di era digital seperti sekarang.

Meutya menilai bahwa industri penyiaran tetap memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Baca Juga: Komdigi Keluarkan Peringatan kepada PSE Lingkup Privat untuk Segera Lakukan Pendaftaran Maupun Pembaharuan Data

Layanan penyiaran mampu mencapai area yang hingga kini belum mendapatkan akses jaringan internet.

Meski begitu, industri penyiaran menghadapi kendala besar, terutama terkait tinggi kebutuhan investasi dan biaya operasional yang harus ditanggung.

Sementara itu, saat ini masyarakat sudah lebih banyak menggunakan konten digital melalui platform over-the-tpp atau OTT.

“Prinsip dasarnya adalah bahwa harus ada kondisi yang setara antara industri penyiaran dengan platform OTT,” ucap Meutya dalam keterangannya.

Sementara itu, ia menyambut dengan baik komitmen dari sejumlah platform OTT yang mulai melibatkan konten lokal dalam layannya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa keberpihakan terhadap penyiaran nasional juga menjadi bagian penting dari strategi ke depannya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X