Awalnya penerima manfaat sebanyak 1.610 KPM di 15 kabupaten/kota dengan anggaran sebesar Rp 4,83 miliar. Kini ada tambahan sebanyak 1.980 KPM di 12 kabupaten/kota dengan total anggaran sejumlah Rp 5,94 miliar.
"Total menjadi 3.590 penerima dengan anggaran nominal mencapai Rp 10,77 miliar. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan usaha produktif senilai Rp 3 juta," kata Khofifah.
Alat bantu mobilitas bagi para penyandang disabilitas juga ditambah. Semula hanya menyasar 910 penerima di 38 kabupaten/kota dengan anggaran Rp 4,3 miliar, kini ditambah menjadi 1.158 penerima dengan anggaran Rp 5,45 miliar.
Bantuan tersebut meliputi hearing aid, kursi roda (standar, multiguna, cerebral), kruk, tongkat kaki tiga, walker, tongkat tuna netra adaptif, dan prothese.
Khofifah berharap, bantuan-bantuan itu mampu menyasar penerima yang benar-benar berhak dan membutuhkan. Dengan demikian, kemiskinan esktrem benar-benar bisa ditekan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bersama Bupati Muhammad Fawait, Gubernur Jatim Resmikan Jalan Beton di Puger Jember
Tinjau Lokasi, Gubernur Jatim Khofifah Pastikan Pembangunan Jalan Strategis Rambipuji-Puger Rampung Oktober
Jatim Catatkan Prevalensi Stunting Terendah Kedua Secara Nasional dan Terendah Pertama di Pulau Jawa
Pemprov Jatim Sediakan Beasiswa Sebanyak 72.841 untuk Pelajar SMA/SMK Swasta di Jawa Timur
3 Lokasi Sholat Idul Adha 2025 di Surabaya, Lengkap dengan Alamat dan Nama Khatib, Ada Masjid Langganan Gubernur Jatim!
Prabowo Subianto Kirim 39 Sapi Peranakan Ongole untuk Dikurbankan di Jawa Timur, Khofifah Sebut Stok Ternak di Jatim Aman