Minggu, 19 Juli 2026

Jatim Jadi Provinsi dengan Bank Sampah Terbanyak, Khofifah Ingin Wujudkan Hari Raya Idul Adha tanpa Sampah Plastik

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Kamis, 5 Juni 2025 | 17:09 WIB
Gunernur Khofifah Indar Parawansa imbau warga Jatim untuk tak gunakan plastik saat pembagian hewan kurban (Dok. Humas Pemrov Jatim)
Gunernur Khofifah Indar Parawansa imbau warga Jatim untuk tak gunakan plastik saat pembagian hewan kurban (Dok. Humas Pemrov Jatim)

SketsaNusantara.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam mengelola sampah. Khususnya, sampah rumah tangga.

Khofifah Indar Parawansa menekankan, setiap warga Jatim harus bertanggungjawab atas apa yang dikonsumsi dan apa yang ditinggalkan untuk lingkungan.

Khofifah Indar Parawansa juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam menciptakan solusi inovatif untuk pengelolaan sampah.

Baca Juga: Prabowo Subianto Kirim 39 Sapi Peranakan Ongole untuk Dikurbankan di Jawa Timur, Khofifah Sebut Stok Ternak di Jatim Aman

Di Jawa Timur, telah ada program Desa Bersih dan Lestari (Desa Berseri) yang bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di desa dan kelurahan.

Program ini telah melahirkan 5.170 Bank Sampah, yang merupakan jumlah terbanyak di Indonesia. Khofifah berharap, program tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Terdata, Indonesia menghasilkan 69,9 juta ton sampah pada 2023, dengan hanya sekitar 66,28 persen yang dikelola dengan baik.

Baca Juga: 3 Lokasi Sholat Idul Adha 2025 di Surabaya, Lengkap dengan Alamat dan Nama Khatib, Ada Masjid Langganan Gubernur Jatim!

Pemerintah Indonesia memiliki target untuk mengelola 100 persen sampah pada 2025, dengan target 30 persen pengurangan sampah dan 70 persen penanganan sampah. Salah satu tantangan utama adalah menangani sampah plastik yang diperkirakan mencapai 800.000 ton per tahun.

Gubernur Khofifah menyatakan bahwa Pemprov Jatim telah mengerahkan alat berat seperti excavator dan bulldozer untuk membersihkan sampah di Pantai Bayem hingga Pantai Gemah.

Tujuannya, untuk mempercepat proses pembersihan sampah sehingga pantai tersebut dapat kembali menarik wisatawan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga: Pemprov Jatim Sediakan Beasiswa Sebanyak 72.841 untuk Pelajar SMA/SMK Swasta di Jawa Timur

Selain itu, Khofifah juga mengimbau panitia pembagian daging kurban untuk tidak menggunakan kantong plastik dan mengajak masyarakat untuk membawa wadah sendiri yang dapat dipakai ulang.

Tujuannya, untuk mewadahi pembagian daging kurban dalam rangka mendukung Hari Raya Idul Adha tanpa Sampah Plastik.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X