SketsaNusantara.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung ke lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran besar yang melanda kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat siang, 6 Juni 2025, tersebut menghanguskan sekitar 485 rumah dan membuat lebih dari 3.200 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Dari ribuan warga terdampak, sekitar 1.900 orang saat ini menempati tenda-tenda darurat yang didirikan di sekitar area pengungsian.
Baca Juga: Pramono Anung Tebus 371 Ijazah Siswa, Wujud Komitmen Pendidikan yang Inklusif
Kunjungan Pramono dilakukan pada Minggu 8 Junni 2025 sebagai bentuk kepedulian langsung terhadap kondisi warganya yang sedang menghadapi masa sulit.
Saat mengunjungi tenda-tenda pengungsian, Pramono menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga. Ia menyimak berbagai keluhan dan kebutuhan tambahan dari para korban yang belum sepenuhnya terpenuhi.
"Tadi setelah saya keliling, memang ada keluhan kecil-kecil," kata Anung di lokasi pengungsian.
"Mereka meminta kipas angin, kemudian juga ada susu formula," ia menambahkan.
Meskipun sebagian besar kebutuhan pokok seperti makanan dan air minum sudah tersedia, Pramono mengakui masih ada kebutuhan lain yang perlu segera dipenuhi demi kenyamanan dan kesehatan para pengungsi, terutama anak-anak dan lansia.
Dalam kesempatan itu, Pramono menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera menindaklanjuti permintaan warga dan memastikan penanganan cepat atas situasi ini.
"Mudah-mudahan apa yang menjadi permintaan masyarakat bisa dipenuhi oleh pemerintah DKI Jakarta," tambahnya.
Pramono juga menyampaikan rasa keprihatinannya atas musibah kebakaran yang menimpa kawasan padat penduduk tersebut. Ia menegaskan bahwa penanganan pascakebakaran akan menjadi prioritas, termasuk pendataan korban, penyediaan fasilitas darurat, dan upaya pemulihan jangka panjang.
"Saya sebagai Gubernur Jakarta merasa prihatin dengan kebakaran yang terjadi di Kapuk Muara," pungkas Pramono.
Artikel Terkait
Sahabat Sejak Lama, Anies Baswedan Beberkan Kisah Masa Lalu Bareng Pramono Anung, Inikah Alasannya Dukung Paslon Pramono-Rano di Pilgub Jakarta?
Tiru Negara-Negara di Eropa, Wacana Pramono Anung dan Rano Karno Terapkan Program Kerja 4 Hari Seminggu di Jakarta Tuai Pro Kontra
Pramono Anung Nyatakan Penganut Monogami dan Revisi Pergub Poligami, LBH APIK: Itu Male Centric
Pramono Anung Menangis Ingat Masa Lalu, Kisah Hidupnya Ternyata Mirip Film 1 Kakak 7 Ponakan
Pramono Anung Hadir Retreat di Akmil Magelang Hari Keempat, Ini Dia Alasannya hingga Telat 3 Hari