Kamis, 4 Juni 2026

Viral Video Sapi Menangis di Momen Lebaran Idul Adha, Benarkah Hewan Kurban Bisa Merasakan Emosi Sedih Sebelum Disembelih? Begini Penjelasan Para Ahli

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 7 Juni 2025 | 19:30 WIB
Beredar video Sapi yang jadi hewan kurban di Hari Raya Idul Adha menangis jelang penyembelihan (X/azkalfernata)
Beredar video Sapi yang jadi hewan kurban di Hari Raya Idul Adha menangis jelang penyembelihan (X/azkalfernata)

Mengutip dari situs Eco Vet, Dr. Jane Smith, seorang dokter hewan terkemuka, menjelaskan bahwa sapi atau hewan mamalia lainnya memiliki sistem saraf yang kompleks dan dapat merasakan stres atau ketakutan, terutama dalam situasi yang tidak familiar atau mengancam.

Ia juga menjelaskan bahwa hewan mamalia biasanya mengekspresikan perasaannya melalui perilaku, bukan dari air mata.

Dalam jurnal Animal Behaviour yang meneliti perilaku hewan, disebutkan bahwa tetesan air di mata sapi lebih sering disebabkan oleh faktor fisiologis.

Baca Juga: Momen Zaskia Sungkar Sembelih Hewan Kurban Sendiri di Idul Adha, Aksinya Tuai Pro Kontra: Perempuan Boleh Sembelih?

Kemungkinan sapi mengekuarkan air mata karena mengalami iritasi akibat adanya debu yang masuk dalam mata, perubahan cuaca, atau kondisi lingkungan.

Penelitian dalam bidang etologi (ilmu perilaku hewan) juga menunjukkan bahwa hewan seperti sapi memiliki kemampuan untuk merespons situasi stres dengan perubahan perilaku.

Dalam beberapa penelitian dijelaskan bahwa sapi yang mengalami stress atau ketakutan diteandai dengan meningkatnya detak jantung, pernapasan yang tidak stabil, atau bahkan tetesan air di mata akibat kondisi lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Jangan Asal Pilih! Ketahui 4 Syarat Sah Hewan Kurban Menurut Aturan Islam untuk Hari Raya Idul Adha 1446 Hijiriah

Namun, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa sapi dapat memahami konsep kematian atau merasakan emosi kompleks seperti manusia.

Slamet Raharjo, Dosen Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, juga menyebut sapi kurban yang menangis kemungkinan respon fisiologis pertahanan tubuh akibat adanya benda asing masuk dalam mata.

"Bisa jadi (menangis jadi) respon fisiologis, sebagai pertahanan tubuh membuang benda-benda halus yang masuk mata karena sapi bisa terpapar asap atau debu saat pengiriman hewan kurban," tutur Slamet Raharjo, dikutip dari video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV pada hari Jumat, 6 Juni 2025.

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Ikut Sholat Idul Adha 1446 H di Masjid Istiqlal dan Berkurban Sapi Limosin 1,3 Ton untuk Umat

Dosen Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Nusa Cendana Kupang juga menyebut sapi tidak bisa merasakan hal bersifat emosional yang membuat mereka menangis.

"Secara psikologis, sebenarnya sapi itu nggak bisa menangis. Sampai saat ini juga belum ada bukti ilmiahnya kalau sapi itu menangis karena emosional atau istilahnya sedih karena mau dikurbankan," komentar Yeremia Sitompul, Dosen Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Hewan Nusa Cendana Kupang.

Yeremia juga mengingatkan jika ditemukan sapi menangis dalam jangka waktu lama, maka hal tersebut bisa menandakan kondisi fisik sapi yang kurang sehat.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X