SketsaNusantara.id- Warga Dusun Regasen, Desa Mundurejo, Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember dihebohkan dengan anak sapi yang baru lahir berkaki enam.
Diketahui, hewan ternak tersebut milik Sukirman (56), warga desa setempat. Sukirman pun terkejut melihat keanehan hewan peliharaannya itu.
Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu, 02 Februari 2025 malam. Saat itu, Sukirman bersama keluarganya tengah menunggu lahirnya bayi sapi berjenis Limosin miliknya.
Awalnya tidak terlihat sesuatu yang aneh. Namun, pada saat si anak sapi telah keluar dan dibersihkan dari noda darah, kaki yang berjumlah 6 itu mulai terlihat.
Lebih lanjut kata Sukirman, awalnya ia mengira bahwa sapi yang akan lahir kembar.
“Saya tidak punya firasat apapun, awalnya saya rasa sapi yang akan lahir kembar,” ujar Sukirman.
Sementara itu, warga setempat bernama Kenza menyampaikan bahwa dalam insiden yang terbilang aneh di bulan Ramadhan ini, ia berharap agar tidak terjadi apa-apa di kota Jember.
“Semoga Jember aman, masyarakat makmur dan sapi ini bisa hidup baik agar pak Sukirman mendapatkan rezeki yang banyak,” ungkap Kenza.
Sebagai informasi, anak sapi berkaki 6 tersebut terdapat 4 kaki di belakang dan dua kaki di depan seperti hewan ternak normal lainnya.
Baca Juga: Nahas! Sedang Bersantai di Teras, Nenek di Jember Tertembak Peluru Nyasar
Sedangkan bobot anak sapi itu diperkirakan kurang kebih 50 kg dan panjangnya 1,2 meter.
Sapi yang lahir pada hari Minggu, pukul 20:00 WIB itu mati pada hari Selasa dini hari, tepatnya pada pukul 00:01 WIB.
Artikel Terkait
Ketika Korban Malah Dijadikan Konsumsi Publik, Aktivis Perempuan Singgung Pelanggaran Kode Etik Jurnalistik dalam Kasus Kekerasan Seksual di Jember
Bupati Jember Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Pengaruhi Program Kerakyatan, Gus Fawait: yang Dipangkas...
Ketersediaan LPG 3 Kg di Jember Dipastikan Aman Selama Ramadhan, Hiswana Migas: Tidak Ada Kenaikan Harga
Cuaca Buruk di Ramadan 2025, Harga Wortel di Pasar Tradisional Jember Melonjak Naik
Perayaan Ulang Tahun Dewa Bumi di TITD Pai Lien San Jember Berlangsung Khidmat dan Diikuti Ribuan Umat