SketsaNusantara.id - Cho Yong Gi, merupakan salah satu anggota tim medis dalam aksi Hari Buruh Internasional 2025 yang ditetapkan sebagai tersangka.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI ini merupakan 1 dari 6 tersangka aksi May Day 2025 yang menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada Selasa, 3 Juni 2025.
Cho Yong Gi yang saat aksi berperan sebagai relawan tim medis ini mengungkapkan kronologi penangkakan dirinya bersama 3 rekan sesama anggota tim medis dan 10 peserta demo lainnya.
Baca Juga: Dipulangkan Bukan Berarti Bebas: Mahasiswa Trisakti Masih Tersangka Kasus Kericuhan Balai Kota
Dikutip dari cuitan akun X @poin_opini tanggal 3 Juni 2025, pada 1 Mei 2025, Cho Yong Gi ditangkap bersama 13 orang lainnya dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya.
Ke-14 orang tersebut dituduh tidak membubarkan diri hingga dijerat Pasal 216 dan 218 KUHP.
Saat proses penangkapan, diduga ada tindak kekerasan fisik yang dilakukan oleh aparat kepolisian di lapangan.
Saat dijumpai di Polda Metro Jaya, Cho Yong Gi membeberkan secara detail kronologi penangkapannya, termasuk kekerasan fisik yang dialaminya.
Berdasarkan penuturan mahasiswa angkatan program studi Ilmu Filsafat angkatan 2022 ini, ia dan tim gabungan medis lainnya mendengar suara warga meminta tolong saat mereka hendak pulang.
“Lewat depan Spark di bawah flyover, denger suara ada warga bilang ada yang kepalanya bocor, perlu pertolongan,” ungkap Cho Yong Gi kepada awak media.
Ia dan rekan medis lainnya pun menghampiri kerumunan dan melihat sekitar 4-5 orang dalam posisi jongkok.
Artikel Terkait
Rocky Gerung Sindir Gibran Jalan di Belakang Megawati saat Hari Lahir Pancasila, Tanda Ketegangan Politik Jokowi dan PDIP?
Sebut Ada Potensi Monopoli di Balik Akuisisi Tokopedia oleh TikTok, KPPU Usulkan Sejumlah Persetujuan Bersyarat
Ramai Pembahasan Soal Booking Lahan di Gunung, Musisi Fiersa Besari Ikut Angkat Suara
Lansia Terjepit di Sela Rumah Warga, Tim Damkar Gresik Bongkar Tembok Demi Selamatkan Ibu 74 Tahun
Kelewat Kemayu? Gaya Duduk Letkol Teddy saat Ngobrol Bareng Dubes Rusia Jadi Bahan Gunjingan Netizen: Vibes Brownis
Konferensi Nikel Internasional Ricuh, Aktivis Greenpeace Diseret Saat Serukan Penolakan Tambang di Raja Ampat