Kamis, 4 Juni 2026

Gaji ke-13 ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan Cair Juni 2025, Pemerintah Siapkan Rp49,3 Triliun untuk Daya Beli dan Ekonomi

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 3 Juni 2025 | 08:15 WIB
Potret Sri Mulyani, Menteri Keuangan pilihan Prabowo Subianto. Pemerintah telah memastikan gaji ke-13 ASN mulai dicairkan Juni 2025. (YouTube Gita Wirjawan)
Potret Sri Mulyani, Menteri Keuangan pilihan Prabowo Subianto. Pemerintah telah memastikan gaji ke-13 ASN mulai dicairkan Juni 2025. (YouTube Gita Wirjawan)

SketsaNusantara.id - Pemerintah memastikan pencairan gaji ke-13 untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk anggota TNI, Polri, serta para pensiunan akan dilakukan pada bulan Juni 2025.

Kepastian itu disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani seusai rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Kantor Presiden, Jakarta, Senin, 2 Juni 2025.

Dalam keterangan persnya, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pencairan gaji ke-13 ini merupakan bagian dari skema dukungan terhadap perekonomian nasional.

Baca Juga: Sri Mulyani Bongkar Alasan Trump Terapkan Tarif Balasan: AS Merasa Dizalimi oleh Sistem Global yang Diciptakannya Sendiri

"Selain Rp24,44 triliun dari paket stimulus ini, gaji ke-13 juga kita cairkan bulan Juni (2025)," ujar Sri Mulyani.

Ia menambahkan, total anggaran yang disiapkan untuk gaji ke-13 mencapai Rp49,3 triliun, yang mencakup ASN pusat dan daerah, anggota TNI-Polri, hingga pensiunan.

"Total anggaran sekitar Rp49,3 triliun termasuk untuk ASN pusat, daerah, TNI, Polri dan pensiunan," tambahnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Survey Indikator Politik Indonesia (IPI) Ungkap Sosok Ini Melesat Kalahkan Sri Mulyani dalam Hal Kepuasan Kinerja Kabinet

Stimulus Tambahan Rp24,44 Triliun untuk Jaga Ekonomi

Tak hanya mencairkan gaji ke-13, pemerintah juga menggulirkan paket stimulus tambahan sebesar Rp24,44 triliun. Dana ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat serta mendukung perputaran ekonomi di tengah dinamika global yang belum stabil.

Dana stimulus tersebut akan dialokasikan ke berbagai sektor, termasuk subsidi upah, bantuan sosial, diskon tarif tol, dan subsidi transportasi umum. Dari total nilai stimulus, sebesar Rp23,59 triliun bersumber dari APBN, sedangkan Rp0,85 triliun lainnya berasal dari sumber non-APBN.

Baca Juga: Geram! Soimah Laporkan Akun yang Catut Namanya untuk Penipuan Giveaway, Sri Mulyani Ikut Terseret

Menurut Sri Mulyani, langkah ini merupakan bagian dari arahan langsung Presiden Prabowo untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di paruh kedua 2025.

"Hari ini Bapak Presiden juga telah memutuskan untuk memberikan paket stimulus agar pertumbuhan ekonomi dapat dijaga," jelasnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X