Ia juga menjelaskan bahwa syarikah lain turut bersaing secara sehat untuk menampilkan fasilitas terbaik. Masing-masing mengusung konsep yang berbeda namun tetap memiliki satu tujuan: membuat jemaah betah selama menjalankan ibadah.
"Silakan bersaing dengan sehat, agar jemaah menjadi betah dan nyaman karena kita tahu cuaca di Armuzna ini akan sangat panas, dengan fasilitas ini, jemaah akan merasa lebih nyaman," pungkasnya.
Upaya ini merupakan salah satu langkah konkret pemerintah dalam memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji asal Indonesia, tidak hanya dari sisi ritual, tetapi juga aspek kenyamanan dan emosional.
Sentuhan budaya lokal menjadi jembatan emosional yang membuat para jemaah merasa lebih dekat dengan rumah, meskipun tengah berada ribuan kilometer jauhnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Akan Melaksanakan Ibadah Haji, Ananda Omesh Berpamitan kepada Keluarga dan Sahabatnya Sebelum Berangkat
Hati-Hati! Bolehkah Posting Foto di Medsos saat Ibadah Haji? Beginilah Nasihat Buya Yahya agar Lebih Bijak Bermedsos
185 Ribu Jemaah Haji Indonesia Sudah Tiba, 95 Persen Terima Kartu Nusuk untuk Akses Layanan Ibadah di Tanah Suci
Puncak Haji di Tengah Terik Ekstrem: Jemaah Diminta Tak Sholat Terlalu Sering di Masjidil Haram demi Jaga Stamina
Haji 2025 Dijaga Ketat, Arab Saudi Gunakan Drone hingga e-Gate Canggih untuk Deteksi Jemaah Ilegal