SketsaNusantara.id - Ribuan pengemudi ojek online atau ojol menggelar aksi demo massal di Jakarta dan kota-kota besar lainnya pada Selasa, 20 Mei 2025.
Kabar aksi demo para driver ojol ini sudah mulai beredar di media sosial sejak beberapa waktu lalu.
Selain menggelar aksi unjuk rasa, para ojol juga bakal serempak mematikan aplikasi atau off bid.
Baca Juga: Demo Ojol 20 Mei 2025 di Kementerian Perhubungan, Ini 7 Tuntutan Driver Online: Hapus Program...
Terdapat 5 tuntutan dalam demo ojol hari ini, sebagian besar di antaranya mengenai tarif atau biaya.
Koalisi Ojol Nasional atau KON pun angkat bicara mengenai aksi massal para driver tersebut.
Ketua KON Andi Kristiyanto mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya fokus kepada para driver yang tidak mengikuti aksi demo.
“Jadi apa yang menjadi keinginan kami, concern kami saat ini adalah kami memfokuskan kepada kawan-kawan untuk melakukan pekerjaan seperti biasanya, tetap melakukan on bid,” ungkapnya seperti dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @planetberita.
Andi juga menegaskan bahwa Koalisi Ojol Nasional (KON) tidak akan turut serta dalam aksi tersebut.
“Yang pasti dari kami tidak turun,” ujar Andi Kristiyanto seperti dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @planetberita.
Walau pihaknya tidak akan turut serta ke dalam aksi, namun ia mempersilakan ribuan ojol yang hendak demo tersebut.
Artikel Terkait
Ridwan Kamil Mangkir di Sidang Perdana Gugatan Lisa Mariana, Kuasa Hukum Berikan Alasannya
5 Fakta Kecelakaan Maut Kereta Api Malioboro Ekspres di Magetan, 7 Motor Tertabrak Diduga Kelalaian Penjaga Palang Pintu JPL, Begini Tanggapan KAI
Fakta Baru Youtuber Jember Penista Nabi Muhammad, Terancam Hukuman 6 Tahun Penjara
Selain Harkitnas, Ternyata Ada Momen Penting Lain di 20 Mei yang Wajib Diikuti oleh Semua Dokter
Ditangkap di Bali, Inilah Motif Youtuber Jember Sebut Nabi Muhammad sebagai Tikoh Fiktif
Nama Dwi Fahrulzaini Samiaji Viral di TikTok, Pemuda Beruntung yang Satu Teduh Bareng Rombongan The Dudas Minus One di Malang, Pernah Haji?
Pelarian 7 Tahun Berakhir, Pria Jember Diringkus atas Pembunuhan Berencana, Balas Dendam karena Saudaranya Disantet