SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember tengah bersiap membuka jalur pendakian Gunung Argopuro, melalui Kecamatan Panti.
Rencana pembukaan jalur pendakian baru ini, dikarenakan potensi pendaki yang ingin menjelajahi Gunung Argopuro sangat banyak peminat.
Maka dari itu, menjadi salah satu alasan rencana pembukaan jalur pendakian baru sehingga menjadi salah satu potensi wisata bagi Jember.
Gunung Argopuro merupakan Gunung terpanjang di Jawa, dengan panjang mencapai 63 km dan ketinggian sekitar 3.008 mdpl, sehingga banyak dikunjungi para pendaki.
Kepala Dinas Pariwisata Bambang Rudianto mengatakan, sementara ini jalur pendakian Gunung Argopuro hanya ada di 2 lokasi yakni di Kabupaten Situbondo dan Probolinggo.
"Maka dari itu kami, berencana membuka jalur pendakian dari Jember. Karena biasanya pendaki melewati Bremi dan Cikasur," jelasnya.
Bila pembukaan jalur pendakian di Gunung Argopuro ini lancar, maka nantinya untuk sampai ke puncak para pendaki tidak memerlukan waktu yang lama.
"Karena kalau melalui Jember, jarak menuju puncaknya semakin dekat hanya membutuhkan waktu 2 hari 1 malam saja," terangnya.
Namun, Dinas Pariwisata tidak bisa serta merta melakukan pembukaan jalur pendakian, karena harus meminta izin terlebih dahulu kepada Balai Besar Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jember.
"Kami masih melakukan komunikasi terus dengan Balai Besar KSDA Wilayah III Jember, untuk membuka jalur pendakian," ungkapnya.
"Maka dari itu, kita lagi melakukan kajian terkait hal itu dan nantinya juga melibatkan berbagai stakeholder untuk memberikan masukkan, termasuk Walhi," tuturnya.
Artikel Terkait
Banyak Aduan dari Masyarakat Lewat Saluran Wadul Gus E, Pemkab Jember Gerak Cepat Tangani Permasalahan
Pemkab Jember Mulai Perbaiki Jalan Berlubang, Komisi C DPRD Rencanakan Penambahan Anggaran di PAPBD 2025
Pemkab Jember Jalin Kekompakan Buruh dan Pengusaha Lewat Jalan Sehat
Pemkab Jember Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Wujudkan Kabupaten Ramah Investasi
Antisipasi Penyelewengan Penggunaan Anggaran Belanja, Pemkab Jember Teken Nota Kesepakatan dengan Kejari
Dampak Limbah Tambak Udang Warga Desa Mayangan Bersuara Usai Ratusan Hektare Sawah Tercemar, Pemkab Jember Lakukan Mediasi
Ambil Sampel Air Sawah Tercemar, Pemkab Jember Tunggu Hasil untuk Tindakan Lanjutan
Keluhkan Bau Menyengat dari Kandang Ayam, Warga Semboro Wadul ke Pemkab Jember
Gelar Aksi, Sehari setelah Pemkab Jember Datang untuk Ambil Sampel, Bagaimana Langkah Pemerintah Selanjutnya?
Pemkab Jember Ambil Sampel Air Limbah Tambak Udang di Kecamatan Gumukmas, Komisi B DPRD Jember Minta Perusahaan Hentikan Operasionalnya