Kamis, 4 Juni 2026

Pemkab Jember Rencanakan Buka Jalur Pendakian Gunung Argopuro, Kadispar: Ini Potensi Wisata yang Sangat Besar

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Senin, 19 Mei 2025 | 20:34 WIB
Penampakan Gunung Argopuro. (Instagram/gunungargopuro.id)
Penampakan Gunung Argopuro. (Instagram/gunungargopuro.id)

SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember tengah bersiap membuka jalur pendakian Gunung Argopuro, melalui Kecamatan Panti.

Rencana pembukaan jalur pendakian baru ini, dikarenakan potensi pendaki yang ingin menjelajahi Gunung Argopuro sangat banyak peminat.

Maka dari itu, menjadi salah satu alasan rencana pembukaan jalur pendakian baru sehingga menjadi salah satu potensi wisata bagi Jember.

Baca Juga: Turis Asal Spanyol Bakal Melancong ke Jember, Dinas Pariwisata Siapkan Wisata Edukasi: Mereka Akan Lihat Pengolahan Kopi

Gunung Argopuro merupakan Gunung terpanjang di Jawa, dengan panjang mencapai 63 km dan ketinggian sekitar 3.008 mdpl, sehingga banyak dikunjungi para pendaki.

Kepala Dinas Pariwisata Bambang Rudianto mengatakan, sementara ini jalur pendakian Gunung Argopuro hanya ada di 2 lokasi yakni di Kabupaten Situbondo dan Probolinggo.

"Maka dari itu kami, berencana membuka jalur pendakian dari Jember. Karena biasanya pendaki melewati Bremi dan Cikasur," jelasnya.

Baca Juga: Pemkab Jember Mulai Perbaiki Jalan Berlubang, Komisi C DPRD Rencanakan Penambahan Anggaran di PAPBD 2025

Bila pembukaan jalur pendakian di Gunung Argopuro ini lancar, maka nantinya untuk sampai ke puncak para pendaki tidak memerlukan waktu yang lama.

"Karena kalau melalui Jember, jarak menuju puncaknya semakin dekat hanya membutuhkan waktu 2 hari 1 malam saja," terangnya.

Namun, Dinas Pariwisata tidak bisa serta merta melakukan pembukaan jalur pendakian, karena harus meminta izin terlebih dahulu kepada Balai Besar Bidang Konservasi Sumber Daya Alam Wilayah III Jember.

Baca Juga: Raih Penghargaan Bertaraf Nasional, Gus Fawait: Pemkab Semakin Bersemangat Meningkatkan SDM dan Pendidikan di Jember

"Kami masih melakukan komunikasi terus dengan Balai Besar KSDA Wilayah III Jember, untuk membuka jalur pendakian," ungkapnya.

"Maka dari itu, kita lagi melakukan kajian terkait hal itu dan nantinya juga melibatkan berbagai stakeholder untuk memberikan masukkan, termasuk Walhi," tuturnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X