Minggu, 19 Juli 2026

Banyak Aduan dari Masyarakat Lewat Saluran Wadul Gus E, Pemkab Jember Gerak Cepat Tangani Permasalahan

Photo Author
M Purnomo, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 April 2025 | 12:20 WIB
Tim unik reaksi cepat (URC) saat melakukan penambalan jalan di Kelurahan Gebang, beberapa Waktu lalu. (PUBMSDA Jember)
Tim unik reaksi cepat (URC) saat melakukan penambalan jalan di Kelurahan Gebang, beberapa Waktu lalu. (PUBMSDA Jember)

SketsaNusantara.id - Satu per satu wadulan terus datang untuk Pemerintah Kabupaten Jember melalui siaran Wadul Gus E.

Salah satunya, terkait dengan keluhan jalan rusak dan berlubang. Lantas, bagaimana peran Pemkab Jember?

Bupati Jember Muhammad Fawait dalam siaran pers bertajuk Pro Gus E 100 pada Senin, 28 April 2025, merespons segala pertanyaan terkait dengan wadulan warga Jember.

Baca Juga: Bikin Program KOPI MANIS, Magang Nakes Sukseskan Pelayanan Kesehatan Gratis

"Hingga hari ini (Senin malam, Red), tim URC Bina Marga terus berjalan dengan 100 personil setiap hari. Mereka melakukan penambalan dan perbaikan jalan berlubang di sejumlah titik," ujarnya saat pers konferesi di Pendopo Wahyawibawagraha, Senin 28 April 2025.

"Bahkan, ke depan, pengaspalan jalan rusak dan pengaspalan baru akan segera dilaksanakan. Jadi, mohon bersabar," ungkap.

Lebih lanjut, jika ada info terkait dengan jalan rusak, Gus Fawait mengajak setiap warga untuk menyampaikan hal itu melalui saluran Wadul Gus E.

Baca Juga: Ribuan Warga Jember Kembali Bekerja di PT Imasco, Bupati Jember Gus Fawait Segera Cari Solusi Jangka Panjangnya

"Mohon disampaikan di Wadul Gus E ya. Berkirim pesan, lokasi, dan gambar," ucapnya.

Dengan laporan tersebut, nanti akan dijadikan pedoman untuk melakukan perbaikan jalan.

"Ingat, kalau ada masalah mohon langsung sampaikan, kami akan berupaya secepat mungkin untuk menyelesaikannya," paparnya.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Dorong Dinsos dan Dispendukcapil Kebut Selesaikan Data Kependudukan dan Kemiskinan

Misalnya, seperti adanya aduan terkait dengan palang pintu yang dipasang salah satu perusahaan BUMN di Kabupaten Jember.

Sebelumnya, pihaknya berkoodinaintuk melakukan tindakan. "Ini wilayah siapa? Jalan siapa? Kewenangan siapa? Dan sudah punya izin atau tidak? Karena tidak berizin. Saya secara langsung hadir untuk melepas palang tersebut," tegasnya.***

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X