Sementara itu saat dikonfirmasi terkait perwistiwa tersebut Dedi Mulyadi menyatakan keprihatinannya sehingga iaberjanji akan menanggung biaya anak-anak yang ditinggalkan korban.
"Anak-anak (korban) yang belum menikah itu akan menjadi tanggung jawab gubernur, pendidikan dan kehidupan kesehariannya," ujar Dedi Mulyadi.
"Biar kami ambil tanggung jawab itu," imbuhnya.
Sementara itu Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa dari Pemprov Jawa Barat sendiri, para keluarga korban akan mendapatkan santunan senilai Rp 50 juta.
Dimana dana tersebut bisa digunakan sebagai biaya pemakaman ataupun biaya untuk ritual keagamaan yang dianut para korban dan keluarganya.
Dedi Mulyadi juga mengkonfirmasi bahwa masyarakat sipil yang ikut menjadi korban merupakaan para pekerja yang ikut bekerja hingga sepuluh tahunan di sana
Menurutnya, para korban sudah menekuni pekerjaan itu sekian lama dan sudah profesional dalam bidangnya.
Untuk itu peristiwa tragis ini menurut Gubernur Jawa Barat tersebut bisa dikategorikan sebagai kecelakaan kerja.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
SMK Citra Bangsa Purwokerto Heboh Wisuda ala Perguruan Tinggi, Netizen: Kepala Sekolahnya Pengen Jadi Rektor
Kepsek SMK Citra Bangsa Purwokerto Pakai Kalung Kehormatan Wisuda, Apa Itu? Ternyata Ini Fungsi hingga Aturan Penggunaannya
Inilah 2 Sosok Warga Jawa Barat yang Diduga Tilep Dana Donasi untuk Gaza! Uang USD 2000 Sudah Terpakai?
Kisah Gus Dur dan 20 Anjing Piaraannya
Apa Nama Akun Instagram Hamza Al-Kwaifi? Sosok Warga Palestina yang Laporkan Dugaan Penipuan Donasi