Kamis, 4 Juni 2026

Disambangi Dedi Mulyadi, Anak Korban Ledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut Ungkap Fakta Keberadaan Sipil di TKP: Bapak Saya Bukan Mulung!

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 13 Mei 2025 | 14:02 WIB
Kepada Dedi Mulyadi, anak korban ledakan maut ungkap fakta keberadaan sipil saat ledakan (Instagram @dedimulyadi71)
Kepada Dedi Mulyadi, anak korban ledakan maut ungkap fakta keberadaan sipil saat ledakan (Instagram @dedimulyadi71)

Wahyu juga mengungkapkan bahwa tim pemusnah telah melakukan pengecekan untuk memastikan personel dan lokasi penghancuran steril dan aman.

Namun 9 korban jiwa yang berasal dari warga sipil membuat publik khsususnya pengguna media sosial mempertanyakan kembali SOP penghancuran amunisi kadaluarsa milik TNI AD.

Baca Juga: Kronologi Ledakan Amunisi Tak Layak Pakai di Garut, 4 Anggota TNI AD dan 9 Warga Sipil Jadi Korban, Apa Penyebabnya?

Apalagi baru-baru ini juga beredar video yang memperlihatkan sejumlah warga sipil tengah melucuti amunisi milik TNI AD.

Narasi yang beredar di media sosial, para warga sipil yang menjadi korban merupakan bagian dari masyarakat yang mendatangi lokasi pemusnahan untuk mengambil sisa-sisa tembaga, besi dan kuningan.

Namun hal tersebut dibantah oleh anak salah seorang korban.

Baca Juga: Bukan Solusi! Verrell Bramasta Soroti Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Kirim Anak Bermasalah ke Barak Militer

“Bapak saya bukan mulung! Bapak saya di situ kerja sama tentara,” ungkap anak tersebut di hadapan Dedi Mulyadi.

Ia menambahkan, bahwa mendiang ayahnya telah bekerja bersama tentara sejak ia masih sekolah.

Keluarga korban juga dengan tegas membantah narasi yang menyebutkan warga sipil yang tewas melawan TNI.

Baca Juga: Dilaporkan ke Komnas HAM, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tetap Ngotot Pilih Barak Militer Jadi Tempat Mendidik Anak Bermasalah

“Banyak orang yang bilang bapak saya ke situ nyelonong, ngelawan TNI. Itu Nggak!,” tegasnya.

Meski pihak keluarga mengaku korban tengah bekerja pada saat ledakan terjadi, namun pihak TNI AD belum memberikan pernyataan apapun terkait hal tersebut.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KompasTV Pontianak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X