“Ya, mereka itu bekerja, pengakuannya adalah mereka bekerja di sana sudah lama,” tutur mantan Bupati Purwakarta tersebut.
Dedi Mulyadi menambahkan, berdasarkan informasi yang diberikan keluarga korban, warga sipil yang tewas tersebut telah lama melakukan pekerjaan tersebut,
“Ada yang 10 tahun ikut membantu dan menjadi profesi yang ditekuni,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Dedi ini.
Dedi Mulyadi pun menegaskan, jika memang keberadaan 9 warga Garut di lokasi kejadian adalah untuk bekerja, maka insiden terebut dapat dikategorikan sebagai kecelakaan kerja.
Kalau dia sebagai pekerja dan kemudian peristiwa itu terjadi pada saat dia bekerja, ya kecelakaan kerja,” imbuhnya.
Sementara itu, dari pihak TNI AD, masalah ini masih dalam tahap penyelidikan.
TNI AD juga belum memberikan pernyataan terbaru terkait pernyataan keluarga korban mengenai keberadaan sipil di lokasi kejadian.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
SMK Citra Bangsa Purwokerto Heboh Wisuda ala Perguruan Tinggi, Netizen: Kepala Sekolahnya Pengen Jadi Rektor
Viral Wisuda ala Kampus di SMK, Ternyata Sudah Sering Terjadi? Pernah Disorot dan 'Ditegur' Menteri
Kepsek SMK Citra Bangsa Purwokerto Pakai Kalung Kehormatan Wisuda, Apa Itu? Ternyata Ini Fungsi hingga Aturan Penggunaannya
Inilah 2 Sosok Warga Jawa Barat yang Diduga Tilep Dana Donasi untuk Gaza! Uang USD 2000 Sudah Terpakai?
Kronologi Dugaan Penipuan saat Pengumpulan Donasi untuk Palestina, Terungkap 2 Warga Jawa Barat Tilep Uang USD 2000, Respons Pelaku Bikin Emosi