Kamis, 4 Juni 2026

Terungkap! Teka-teki Keberadaan Warga Sipil di Lokasi Pemusnahan Amunisi Kadaluarsa TNI AD di Garut, Dedi Mulyadi: Pengakuannya...

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Selasa, 13 Mei 2025 | 14:19 WIB
Dedi Mulyadi ungkap fakta terkait keberadaan warga sipil di lokasi pemusnahan amunsi di Garut (Instagram @dedimulyadi71)
Dedi Mulyadi ungkap fakta terkait keberadaan warga sipil di lokasi pemusnahan amunsi di Garut (Instagram @dedimulyadi71)

 

SketsaNusantara.id - Ledakan yang terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong Garut bukan hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, juga sejumlah pertanyaan bagi publik.

Salah satu hal yang paling disorot yakni 9 korban jiwa yang berasal dari warga sipil.

Publik khususnya pengguna media sosial X pun mempertanyakaan keberadaan sipil dalam proses pemusnahan amunisi kadaluarsa yang merupakan inventaris TNI AD tersebut.

Baca Juga: Datang ke Garut, Dedi Mulyadi Berikan Bantuan Khusus bagi Anak Korban Ledakan Amunisi TNI AD, Gubernur Jabar: Saya Tanggung Jawab

Tak sedikit netizen yang mempertanyakan bagaimana warga sipil berada di dalam lokasi pemusnahan amunisi milik TNI AD tersebut.

Apalagi berdasarkan pernyataan resmi dari Dinas Penerangan TNI AD, sebelum pemusnahan amunisi dilakukan, tim di lapangan telah melakukan pengamanan baik terhadap personel maupun lokasi.

Namun 9 warga sipil yang menjadi korban jiwa dalam ledakan maut tersebut melahirkan banyak asumsi liar di masyarakat,

Baca Juga: Disambangi Dedi Mulyadi, Anak Korban Ledakan Amunisi Kadaluarsa di Garut Ungkap Fakta Keberadaan Sipil di TKP: Bapak Saya Bukan Mulung!

Netizen juga dikejutkan dengan beredarnya video yang merekam belasan warga yang terekam tengah membongkar sejumlah bahan peledak sebelum terjadi insiden nahas tersebut.

“Situasi sebelum ledakan pemusnahan amunisi kadaluarsa,” cuti akun X @yaniarsim pada 12 Mei 2025.

Namun tudingan tersebut dibantah salah satu keluarga korban yang mengaku mendiang orang tuanya bukan memulung, namun bekerja untuk TNI AD.

Baca Juga: Viral Video Sebelum Ledakan Amunisi Kadaluarsa TNI AD di Garut, Belasan Warga Diduga Ikuti Proses Pembongkaran Bahan Peledak, Netizen Pertanyakan SOP

Dedi Mulyadi yang datang melayat ke Garut memberikan pernyataan serupa.

Berdasarkan pengakuan keluarga korban kepadanya, Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029 ini mengungkapkan bahwa korban ledakan maut yang berasal dari warga sipil merupakan pekerja.

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: YouTube KompasTV Pontianak

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X