Minggu, 19 Juli 2026

Kebijakan Kirim Para Pelajar ke Barak Militer Sampai Bikin Salah Satu Wali Murid di Jawa Barat Laporkan Dedi Mulyadi ke Komnas HAM, Ada Apa?

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 10 Mei 2025 | 16:00 WIB
Ini alasan salah satu wali murid melaporkan Dedi Mulyadi kepada Komnas HAM. (Instagram @dedimulyadi71)
Ini alasan salah satu wali murid melaporkan Dedi Mulyadi kepada Komnas HAM. (Instagram @dedimulyadi71)

SketsaNusantara.id- Kebijakan Dedi Mulyadi yang mengirimkan para pelajar "nakal" ke barak militer, tuai pro dan kontra.

Akibatnya, salah satu orang tua murid ini tak terima dan melaporkan Dedi Mulyadi kepada Komnas HAM.

Dengan tegas dirinya menyatakan jika kebijakan untuk mengirim para pelajar yang dianggap bermasalah di sekolahnya ke barak militer justru tak mencerminkan asas pendidikan.

Baca Juga: Pakar Hukum Soroti Program Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bermasalah ke Barak Militer: Anak Nakal ke Barak, Anak Pelanggar Konstitusi Dikirim ke Mana?

Mengutip dari Instagram @lambe_turah pada 10 Mei 2025. Ia melayangkan laporan kepada Komnas HAM dengan mencatutkan nama Gubernur Jawa Barat.

"Saya ingin kebijakan itu dihentikan," tegasnya.

"Karena kebijakan ini diduga melanggar Hak Asasi Manusia," imbuh orang tua pelajar tersebut.

Baca Juga: Tuai Banyak Kecaman, Dedi Mulyadi Tetap Ngotot Terapkan Vasektomi sebagai Syarat Bansos, Dandhy Laksono: Makin Terlihat Manipulatif

Bahkan ia menuding sosok Dedi Mulyadi yang tak paham dengan falsafah dunia pendidikan tanah air.

Baginya, tindakan untuk mengirim para pelajar yang dianggap bermasalah di sekolahnya ini justru aksi kurang tepat.

"Dedi Mulyadi ini gak ngerti dengan falsafah pendidikan," katanya.

Baca Juga: Buya Yahya Komentari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soal Vasektomi Syarat Penerima Bansos, Menyimpang dari Syariat?

"Pendidikan tujuannya adalah memanusiakan manusia, artinya anak didik itu bukan tanah liat yang harus dibentuk" lanjut pria dalam video tersebut.

Namun buntut dari kebijakan Dedi Mulyadi. Justru perlahan sudah terealisasikan. Ada beberapa pelajar yang dikirim ke barak militer.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X