SketsaNusantara.id – Tak hanya para guru, komentar juga datang dari sejumlah wali murid terkait dengan pembatasan kunjungan studi tur.
Dalam hal ini, Pemkab Jember mengimbau agar sekolah tidak melakukan study tour ke luar Jember.
Tentu saja, wacana itu berlandaskan sejumlah harapan mulai dari meringankan beban wali murid, meningkatkan keselamatan para murid, hingga mendongkrak wisata lokal.
Baca Juga: Keluhkan Bau Menyengat dari Kandang Ayam, Warga Semboro Wadul ke Pemkab Jember
Lantas, apakah seluruh wali murid sepakat? Ana, warga Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, buka suara.
"Alasan mendasar adanya larangan ini kan biar tidak membebankan orang tua, tapi berbanding terbalik dengan keinginan siswa," ungkapnya.
Bahkan, anaknya yang kini duduk di bangku sekolah menengah pertama menuntut agar tetap melaksanakan study tour dengan alasan karena ini merupakan momen perpisahan dengan rekan sekelasanya.
Baca Juga: Ambil Sampel Air Sawah Tercemar, Pemkab Jember Tunggu Hasil untuk Tindakan Lanjutan
"Teman-teman anak saya juga banyak yang tidak sepakat. Mereka ingin mengukir kebersamaan sebelum berpisah," paparnya.
Selain itu, Ana mengaku tidak keberatan memberangkatkan anaknya mengikuti study tour. Sebab, tidak ada ongkos sepeserpun yang dikeluarkan.
"Kebetulan, yang dipakai adalah uang kas mulai kelas 7 hingga kelas 9 yang memang sengaja ditabung untuk study tour menjelang perpisahan kelulusan," katanya.
Ana menyebut, pembatasan tujuan study tour lantaran mengutamakan keselamatan juga kurang pas.
"Jika alasannya takut terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, apa bisa menjamin kalau studi tur di area Jember aman dan tak bakal terjadi apa-apa?" tegasnya.
Artikel Terkait
Tingkatan Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Jember Perbaiki Kualitas SDM PPID
Dukung Atlet Jember, Pemkab Jember Tingkatan Reward Hingga Berikan Jaminan Beasiswa Pendidikan
Banyak Aduan dari Masyarakat Lewat Saluran Wadul Gus E, Pemkab Jember Gerak Cepat Tangani Permasalahan
Pemkab Jember Mulai Perbaiki Jalan Berlubang, Komisi C DPRD Rencanakan Penambahan Anggaran di PAPBD 2025
Pemkab Jember Jalin Kekompakan Buruh dan Pengusaha Lewat Jalan Sehat
Pemkab Jember Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Wujudkan Kabupaten Ramah Investasi
Antisipasi Penyelewengan Penggunaan Anggaran Belanja, Pemkab Jember Teken Nota Kesepakatan dengan Kejari
Dampak Limbah Tambak Udang Warga Desa Mayangan Bersuara Usai Ratusan Hektare Sawah Tercemar, Pemkab Jember Lakukan Mediasi
Ambil Sampel Air Sawah Tercemar, Pemkab Jember Tunggu Hasil untuk Tindakan Lanjutan
Keluhkan Bau Menyengat dari Kandang Ayam, Warga Semboro Wadul ke Pemkab Jember