Selain itu, Purwoto juga mengimbau agar pemilik kandang melakukan perbaikan ada sistem ventilasi dan sanitasi supaya dapat meminimalisir bau menyengat.
Baca Juga: Pemkab Jember Jalin Kekompakan Buruh dan Pengusaha Lewat Jalan Sehat
Meski demikian, komentar positif juga dating dari warga saat petugas melakukan menghimpun komentar warga.
Warga menilai, hanya bau tak sedap yang perlu segera diatasi, bukan menutup usaha itu.
Sebab, usaha ayam itu mampu memberikan pekerjaan pada sebanak 50 warga sekitar.
"Akan kami beri pendampingan supaya peternakan apat terus berjalan tanpa mengganggu warga sekitar," tutup Purwoto. ***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Sukseskan TMMD ke-124, Pemkab Jember Gelontorkan Alokasi Dana 2,4 M
Tingkatan Keterbukaan Informasi Publik, Pemkab Jember Perbaiki Kualitas SDM PPID
Dukung Atlet Jember, Pemkab Jember Tingkatan Reward Hingga Berikan Jaminan Beasiswa Pendidikan
Banyak Aduan dari Masyarakat Lewat Saluran Wadul Gus E, Pemkab Jember Gerak Cepat Tangani Permasalahan
Pemkab Jember Mulai Perbaiki Jalan Berlubang, Komisi C DPRD Rencanakan Penambahan Anggaran di PAPBD 2025
Pemkab Jember Jalin Kekompakan Buruh dan Pengusaha Lewat Jalan Sehat
Pemkab Jember Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Wujudkan Kabupaten Ramah Investasi
Antisipasi Penyelewengan Penggunaan Anggaran Belanja, Pemkab Jember Teken Nota Kesepakatan dengan Kejari
Dampak Limbah Tambak Udang Warga Desa Mayangan Bersuara Usai Ratusan Hektare Sawah Tercemar, Pemkab Jember Lakukan Mediasi
Ambil Sampel Air Sawah Tercemar, Pemkab Jember Tunggu Hasil untuk Tindakan Lanjutan