Kamis, 4 Juni 2026

Pemuda Jember Meninggal Akibat Terjatuh di Gunung Saeng, Jalur Pendakian 3 Gunung di Bondowoso Ditutup Permanen, Perhutani: Bukan Tempat Wisata Resmi

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Kamis, 8 Mei 2025 | 07:01 WIB
Potret Gunung Saeng di Bondowoso yang kini dilarang untuk dikunjungi setelah Perhutani resmi menutup jalur pendakian pasca tragedi pemuda Jember tewas akibat terjatuh saat mendaki (Instagram/gunungsaeng.via.sumberwaru)
Potret Gunung Saeng di Bondowoso yang kini dilarang untuk dikunjungi setelah Perhutani resmi menutup jalur pendakian pasca tragedi pemuda Jember tewas akibat terjatuh saat mendaki (Instagram/gunungsaeng.via.sumberwaru)

Pihaknya menyebut ada 3 alasan utama penutupan jalur pendakian yang dijuluki "punggungan naga" oleh para pendaki.

1. Topografi Berbahaya: Medan Curam, Kanan Kiri Jurang

Pertama, akses menuju ke lokasi ketiga gunung sangat berbayaya karena memiliki topografi medan yang sulit dilalui.

"Jalur pendakian ini memiliki topografi berbahaya dengan tebing curam dan kanan kirinya jurang sehingga akses menuju lokasi sulit dilalui," tulis Perhutani dalam surat edaran yang diunggah akun Instagram @polsek_grujugan dikutip SketsaNusantara.id pada hari Kamis, 8 Mei 2025.

Sebagai informasi, Jalur pendakian menuju puncak Gunung Saeng, Piramid, dan Gulgulan memiliki medan ekstrem dengan kemiringan 50-60 derajat, tebing curam di kanan-kirinya, dan kontur tanah berpasir yang licin.

Akses yang sulit menjadikan Gunung Saeng memiliki sedikit pos pendakian yang menambah kekhawatiran risiko kecelakaan.

Baca Juga: Wartawan Dilarang Meliput Proses Evakuasi Baim Pendaki yang Terjatuh di Gunung Saeng Bondowoso, Oknum Polisi Tunjukan Sikap Arogan

2. Menjaga Ekosistem Kawasan Hutan Lindung

Alasan kedua penutupan jalur pendakian karena ketiga gunung ini terletak di petak 23-1 RPH Curahdami dan RPH Wringin Tapung, yang merupakan kawasan hutan lindung.

"Kawasan Gunung Saeng, Pyramide, dan Gulgulan merupakan satu kesatuan pegunungan Lereng Yang Timur Laut, berada di kawasan hutan lindung," tulis PKH Bondowoso di surat edarannya.

Oleh karena itu, aktivitas pendakian di ketiga pegunungan ini tidak lagi diizinkan karena dapat mengganggu ekosistem hutan lindung.

Baca Juga: Siswa SMKN 5 Jember Jatuh ke Jurang di Gunung Saeng, Waka Kesiswaan Sebut Korban Belum Pernah Mendaki Gunung

3. Bukan Tempat Wisata Resmi

Gunung Saeng, Piramid dan Gulgulan menjadi populer dan ramai dibicarakan di media sosial karena keindahan panorama alamnya. 

Pendaki bisa merasakan berada di atas awan dan menikmati sunrise atau sunset di puncak gunung disuguhi keindahan alam memukau.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X