34. Jangan takut kalah. Takutlah kalau berhenti mencoba.
35. Kalau ingin tahu karakter orang, lihat saat ia diberi kekuasaan.
36. Tak semua yang cepat itu cerdas. Kadang yang pelan justru lebih dalam mengerti.
37. Jadilah jujur, meski kadang tidak nyaman.
38. Bila ingin jadi besar, jangan remehkan hal kecil.
39. Jangan membandingkan diri kita dengan orang lain. Bandingkan diri kita hari ini dengan diri kita kemarin.
40. Hati-hati dengan kemudahan. Kadang kemudahan datang dengan niat mencuri keberanian.
41. Memahami sejarah itu baik, membuat sejarah itu jauh lebih baik.
42. Kalau kita diam di depan ketidakadilan, jangan kaget kalau dia datang ke rumah kita.
43. Belajar itu bukan soal sekolah, tapi soal hidup.
44. Jangan pernah berhenti bertanya, tapi jangan lupakan untuk mendengar.
45. Kalau ingin dikenang, jadilah berguna.
46. Rasa malu yang sehat itu penting untuk menjaga diri tetap manusiawi.
47. Dunia ini bukan untuk ditaklukkan, tapi untuk diperbaiki bersama.
Artikel Terkait
Sentil Balik Raja Juli Antoni, Anies Baswedan Sebut Masjid Bukan Sekedar Tempat Ibadah, Sampaikan Pesan untuk Jaga Demokrasi
Anies Baswedan Singgung soal Kepemimpinan Tak Berkelanjutan dan Meritokrasi dalam Pemilihan Khalifah saat Ceramah di ITB, Gibran Auto Kena Sentil
Pernah Disinggung Anies Baswedan, Apa Itu Meritokrasi? Ini Dampak bagi Pemimpin Negara yang Berikan Promosi Jabatan Berdasarkan Koneksi Bukan Prestasi
Anies Baswedan Ikut Demam Tren Velocity, Anak Abah Menjerit Keras: Kalau Dari Dulu Joget Pasti Menang
Viral! Prabowo Sebut Orang Pintar Cuma Modal Gelar tapi Nggak Jadi Apa-Apa, Sindiran Terselubung untuk Anies Baswedan?