21. Jangan takut berubah. Yang stagnan itu air kubangan yang kotor.
22. Kadang kita perlu jauh dulu agar bisa melihat lebih dekat.
23. Jangan buru-buru viral. Yang viral belum tentu kekal.
24. Tidak semua yang logis itu bijak. Gunakan nurani juga.
25. Di saat bingung, kembalilah ke nilai-nilai yang kita yakini.
26. Diam itu emas, tapi kadang bicara bisa menyelamatkan.
27. Jangan hanya mengejar kesuksesan. Kejar juga kesungguhan.
28. Mau dihormati? Hormati dulu orang lain, tanpa pandang latar.
29. Saat kita diberi panggung, jangan lupa siapa yang membangun panggungnya.
30. Penghormatan bisa dibeli, tapi kehormatan tidak. Raih dan jaga kehormatan.
31. Humor itu penting. Tapi jangan sampai integritas jadi bahan tertawaan.
32. Seorang pemimpin bukan yang paling tahu, tapi yang paling mau belajar.
33. Tidak semua yang populer itu benar, dan tak semua yang benar itu populer.
Artikel Terkait
Sentil Balik Raja Juli Antoni, Anies Baswedan Sebut Masjid Bukan Sekedar Tempat Ibadah, Sampaikan Pesan untuk Jaga Demokrasi
Anies Baswedan Singgung soal Kepemimpinan Tak Berkelanjutan dan Meritokrasi dalam Pemilihan Khalifah saat Ceramah di ITB, Gibran Auto Kena Sentil
Pernah Disinggung Anies Baswedan, Apa Itu Meritokrasi? Ini Dampak bagi Pemimpin Negara yang Berikan Promosi Jabatan Berdasarkan Koneksi Bukan Prestasi
Anies Baswedan Ikut Demam Tren Velocity, Anak Abah Menjerit Keras: Kalau Dari Dulu Joget Pasti Menang
Viral! Prabowo Sebut Orang Pintar Cuma Modal Gelar tapi Nggak Jadi Apa-Apa, Sindiran Terselubung untuk Anies Baswedan?