Kamis, 4 Juni 2026

PRNU Kayangan Gelar Lailatul Ijtima', Diharapkan Sebagai Perekat Sillaturrohim

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 3 Mei 2025 | 00:00 WIB
KH Mukhlis Dimyathi saat menyampaikan mauidzah pada acara Lailatur Ijtima' yang digelar oleh PRNU Desa Kayangan, Diwek, Jombang, Jumat 2 Mei 2025. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)
KH Mukhlis Dimyathi saat menyampaikan mauidzah pada acara Lailatur Ijtima' yang digelar oleh PRNU Desa Kayangan, Diwek, Jombang, Jumat 2 Mei 2025. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

SketsaNusantara.id - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Kayangan, Diwek, Jombang menggelar rutinan Lailatul ljtima, Jumat 2 Mei 2025. Sedikitnya 200 jamaah mengikuti kegiatan yang digelar di Masjid al-Adnani ini.

Tampak hadir jajaran PRNU dan perangkat desa Kayangan. Termasuk Wakil Ketua PCNU Jombang KH Nurul Fuad dan Ketua MWCNU Diwek KH. Hamdi Sholeh. Sedangkan KH. Mukhlis Dimyathi hadir memberikan mauidzah hasanah.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan khatmil Qur'an. "Lokasinya di Masjid al-Adnani ini, pagi hari tadi," ujar H Minal Muslih, ketua PRNU Kayangan.

Baca Juga: Ribuan Orang Hadiri Pengajian Rutin dalam Rangka Peresmian Kantor Kecamatan Diwek

Lailatul ljtima' malam ini, lanjutnya, digelar rutin setiap hari Jumat Wage. "Setelah libur sementara bulan Ramadhan dan Lebaran kemarin," imbuhnya.

Jama'ah sudah mulai memadati masjid di pojok desa Kayangan ini ketika adzan Isya' mulai berkumandang. Acara dimulai dengan shalat lsya' berjamaah.

Dirangkai dengan shalat-shalat sunah. Ustadz H Tamhid didapuk menjadi imam pada sesi ini.

Pada pembacaan shalawat, dipimpin oleh group sholawat dari Dusun Tebon.

Baca Juga: Gelar Rutinan, Hasil Bahtsul Masail LBM NU Diwek Jombang Sepakat Dibukukan

Kegiatan berlanjut dengan pembacaan surat Yasin Fadilah. Sedangkan pembacaan tahlil dipimpin Modin Suyatno.

Ketua MWCNU Diwek, KH Hamdi Sholeh mengapresiasi kegiatan ini. Desa Kayangan diakui termasuk ranting NU yang mulai menggeliat. "Setelah sekian lama vakum kegiatannya," ujarnya.

Dirinya berharap ke depan makin banyak jamaah yang ikut. "Di samping silaturahmi, juga mengerjalan amalan-amalan sholat sunat, tahlil, Yasinan dan sholawatan," imbuhnya.

Baca Juga: LDNU Diwek Gelar Pengajian Kitab al- Muqtathofat, Solusi Perkuat NU-isme

Saat menyampaikan mauidzah hasanah, KH Mukhlis Dimyathi juga menegaskan pentingnya silaturahmi. "Jangan hanya lewat WA saja," ujar Pengasuh Pesantren Darul Falah Cukir ini.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X