Minggu, 19 Juli 2026

Pernyataan Menteri Bappenas soal Program Makan Bergizi Gratis Picu Kontroversi, Pengamat Ekonomi: Sekolahnya di Mana?

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 29 April 2025 | 07:00 WIB
Pengamat Ekonomi dan Analis Pasar Modal, Ferry Latuhihin (kiri) dan Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy (kanan).  (Kolase YouTube.com/RhenaldKasali - Instagram.com/@rachmatpambudy)
Pengamat Ekonomi dan Analis Pasar Modal, Ferry Latuhihin (kiri) dan Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy (kanan). (Kolase YouTube.com/RhenaldKasali - Instagram.com/@rachmatpambudy)

Ia menekankan bahwa membuka lapangan kerja adalah fokus utama pemerintahan di negara mana pun.

"Sedangkan kita tahu, di mana pun juga, di negara manapun, yang namanya pemerintahan, fokusnya adalah menciptakan lapangan kerja," pungkasnya.

Ferry menilai, dengan menciptakan lapangan kerja, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan gizi mereka sendiri.

Dengan begitu, program seperti MBG menjadi solusi jangka pendek, sementara penciptaan lapangan kerja adalah solusi fundamental.

Perdebatan ini memunculkan diskursus baru di tengah publik tentang prioritas pembangunan nasional.

Sebagian kalangan mendukung pentingnya MBG sebagai langkah cepat memperbaiki status gizi anak bangsa.

Namun, tidak sedikit yang berpandangan bahwa keberlanjutan ekonomi tetap bertumpu pada penyediaan lapangan kerja yang luas dan berkualitas.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Rhenald Kasali

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X