“Ini tidak membuat kita lebih memahami akar masalah perilaku anak,” tulisnya lagi.
Joko menilai, anak-anak tersebut lebih membutuhkan pemahaman emosi, penyembuhan trauma hingga bimbingan personal.
Baca Juga: Mobil Masih Kredit dan Berpelat Jakarta, Gubernur Dedi Mulyadi Ungkap Alasan Akhirnya Ganti Pelat
Sutradara periah 2 Piala Citra ini juga berpendapat bahwa anak-anak tersebut bukan sebatas ‘dikondisikan untuk patuh’.
Ia juga menambahkan, pendidikan kedisiplina di barak militer tidak dapat memberikan kebutuhan-kebutuhan di atas.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Sekitar 1.536.691 Jiwa Bakal Hengkang dari Sumatera Utara, Diwacanakan Bentuk Provinsi Baru, 4 Kabupaten Bakal Ikut Gabung
Bukan Sekedar Diskusi Warung Kopi, Wacana Indonesia Bakal Punya 42 Provinsi Baru Makin Nyaring, Aceh Termasuk?
Profil Brando Susanto, Anggota DPRD Jakarta yang Meninggal Dunia saat Halal Bihahal DPD PDIP, Lulusan Mana?
Tak Dukung Pemakzulan Wapres, Surya Paloh Panen Kritik Usai Sebut Gibran Tak Ada Skandal: Padahal Pernah Langgar Konstitusi Jalur 'Paman' di MK
Kondisi Jalan Kencong-Tanggul Rusak, Masyarakat Tambal Jalan Berlubang Menggunakan Tanah