Ia juga yang mendirikan Raminten Cabaret Show, pertunjukan kabaret yang memadukan musik, tari, drama dan komedi dalam balutan gaya busana yang meriah.
Hamzah memiliki gelar yang diberikan Sri Sultan Hamengku Buwono X, yakni Kanjeng Mas Tumenggung Hamijinindyo.
Dalam dunia bisnis, Hamzah bersama 4 saudaranya bersama-sama mengembangkan usaha peninggalan orang tuanya, Toko Mirota.
Ia kemudian membuka butik batik dengan nama Mirota Batik yang saat ini berubah nama menjadi Hamzah Batik.
Sementara itu di dunia seni, ia memulai debutnya dalam seni peran melalui ketoprak komedi berjudul Pengkolan.
Ia pun berperan sebagai Raminten, seorang wanita Jawa paruh baya yang selalu mengenakan kebaya, kain jarik lengkap dengan sanggul.
Ia kemudian terinspirasi oleh karakter tersebut hingga akhirnya mendirikan rumah makan The House of Raminten di Kota Baru, Yogyakarta.
Di usianya yang memasuki masa senja, Hamzah Sulaiman masih terus mengembangkan bisnisnya, khususnya Hamzah Batik.
Ia pun berkomitmen untuk melestarikan budaya Jawa yang kemudian membuatnya kian dihormati.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Golkar Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Pemerintahan Prabowo Diharapkan Segera Putuskan
Puluhan Siswa Cianjur Keracunan Usai Makan dari Program MBG, BGN Selidiki Penyebab dan Janji Perbaikan Menyeluruh
Misi Duka ke Vatikan: Jokowi dan Tokoh Nasional Diutus Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus
Kenapa Paus Fransiskus Dimakamkan dengan 3 Peti? Ini Makna Mendalam di Balik Tradisi Pemakaman yang Penuh Simbol
Detik-detik Wamenaker Dicuekin saat Sidak Penahanan Ijazah oleh Salah Satu Perusahaan di Pekanbaru, Immanuel Ebenezer: Saya Wakil Menteri