SketsaNusantara.id — Nama Zara Yupita Azra kembali menjadi sorotan hangat publik.
Kali ini bukan karena pencapaian akademik, melainkan kontroversi yang menyeret namanya dalam kasus perundungan tragis yang menewaskan dr Aulia Risma Lestari.
Zara justru tercatat lulus ujian komprehensif nasional (komprenas) program PPDS Anestesi Universitas Diponegoro (Undip) di tengah statusnya sebagai tersangka.
Kabar ini sontak menuai reaksi keras dari masyarakat, mengingat kasus meninggalnya dr Aulia pada Agustus 2024 lalu masih meninggalkan luka mendalam, terutama di dunia pendidikan kedokteran.
Lulus Komprenas Meski Berstatus Tersangka
Zara dikenal sebagai senior yang vokal dan memiliki dominasi kuat di lingkungan PPDS.
Ia dituding menjadi pelaku utama dalam rangkaian tindakan bullying terhadap dr Aulia.
Bahkan, ia disebut pernah mengunci korban di ruang operasi tanpa makan dan minum selama 24 jam.
Kekerasan verbal dan tekanan mental berat juga kerap dilaporkan terjadi.
Namun yang mengejutkan, nama Zara muncul dalam daftar peserta yang dinyatakan lulus komprenas, meskipun seharusnya ia baru dijadwalkan lulus pada 2026.
Dimana dalam dokumen terbaru, Zara disebut akan lulus pada Agustus 2025, satu tahun lebih cepat dari jadwal normal, bahkan bersamaan dengan angkatan di atasnya.
Artikel Terkait
Heboh Kematian dr Aulia Risma Lestari yang Diduga Mengakhiri Hidup Karena Perundungan, Pasal Anestesi PPDS Undip Jadi Sorotan, Senioritas Masih Kuat?
Terungkap! Selain Perundungan, Ternyata dr Aulia Risma Lestari juga Alami Hal Ini Sebelum Memutuskan Mengakhiri Hidup, Siapa Pelakunya?
Kabar Duka! Inilah Penyebab Utama Ayah Mendiang Dokter Korban Perundungan 'Aulia Risma' Meninggal Dunia
Fakta Penyakit Moh Fakhruri, Ayah Mendiang Aulia Risma Mahasiswa PPDS Undip yang Meninggal Dunia
Ayah dr Aulia Risma Korban Perundungan PPDS Undip Meninggal Dunia, Inilah 5 Bahaya Negatif Bullying bagi Psikologis