Netizen Geram: “Hebat Betul Kampus Ini”
Dilansir SketsaNusantara.id dari akun X @bambangsuling11, menyuarakan kekecewaan publik dengan unggahan yang viral.
Sekaligus menyoroti FK Undip yang meloloskan Zara, padahal statusnya adalah tersangka.
“Bukannya menskorsing, FK @undip justru akan mempercepat kelulusan Dokter Zara Yupita Azra tersangka pemerasan dan bully Dokter Aulia Risma Lestari,” tulisnya.
“Harusnya lulus 2026, tapi info yang kami dapat tersangka akan segera lulus di Agustus 2025. Hebat betul kampus ini,” lanjut akun tersebut.
Reaksi publik terus mengalir, mempertanyakan integritas institusi pendidikan yang dinilai memberikan keistimewaan akademik kepada tersangka kasus serius.
Kronologi dan Status Hukum
Menurut Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto, Zara termasuk salah satu dari tiga tersangka dalam kasus tersebut, bersama dr. Taufik Eko Nugroho dan staf kampus bernama Sri Mulyani.
Kasus ini tidak hanya menyangkut bullying, tetapi juga dugaan pemerasan dan penyalahgunaan kekuasaan dalam sistem pendidikan.
Kemenkes Turun Tangan
Sorotan tajam juga datang dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, yang turut angkat bicara terkait kasus ini.
Ia menyatakan keheranannya atas proses kelulusan seorang tersangka yang justru dipercepat, padahal status hukumnya belum tuntas.
“Kita lagi, saya minta Ibu Irjen (SDM Kemenkes dr. Yuli Farianti) untuk melihat ada apa nih, kenapa kok melakukan kesalahan dalam prosesnya,” ujar Budi, mempertanyakan dugaan kejanggalan yang terjadi.
Artikel Terkait
Heboh Kematian dr Aulia Risma Lestari yang Diduga Mengakhiri Hidup Karena Perundungan, Pasal Anestesi PPDS Undip Jadi Sorotan, Senioritas Masih Kuat?
Terungkap! Selain Perundungan, Ternyata dr Aulia Risma Lestari juga Alami Hal Ini Sebelum Memutuskan Mengakhiri Hidup, Siapa Pelakunya?
Kabar Duka! Inilah Penyebab Utama Ayah Mendiang Dokter Korban Perundungan 'Aulia Risma' Meninggal Dunia
Fakta Penyakit Moh Fakhruri, Ayah Mendiang Aulia Risma Mahasiswa PPDS Undip yang Meninggal Dunia
Ayah dr Aulia Risma Korban Perundungan PPDS Undip Meninggal Dunia, Inilah 5 Bahaya Negatif Bullying bagi Psikologis