SketsaNusantara.id - Media sosial belakangan ini diramaikan oleh laporan dugaan kasus kekerasan seksual yang melibatkan seorang residen Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang mendapat atensi dari dokter Tirta.
Berdasarkan informasi yang beredar, seorang penunggu pasien speak up telah menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan residen PPDS Anestesi dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Korban mengaku ditawari pemeriksaan darah untuk kebutuhan operasi orang tuanya. Namun nahas ia diduga mengalami tindakan kekerasan seksual saat tak sadarkan diri akibat pengaruh obat bius.
Menurut sejumlah postingan di X, kejadian ini terjadi di ruangan sepi di RSHS Bandung. Korban yang merupakan anak perempuan dari pasien yang akan menjalani operasi, melapor karena merasa tidak nyaman di area sensitif pada badannya setelah sadar dari pengaruh obat bius.
"Ada pasien bapak-bapak dirawat di ICU ditungguin anaknya cewek, karena pasien pre operasi dan perlu darah akhirnya ditawarin anaknya lakuin cross match," begitulah yang tertulis dalam tangkapan layar chat dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan akun X @txtdarijasputih pada hari Selasa, 8 April 2025.
"Korban gak paham prosedur jadi manut-manut aja, terus dia ganti baju pasien dimasukin midazolam setelah itu terjadilah," imbuhnya.
Insiden ini diklaim terekam oleh kamera CCTV. Korban juga meminta visum ke dokter SPOG (spesialis obstetri dan ginekologi) dan hasilnya mengejutkan karena ada berkas sperma.
"Si pelaku ini kelihatan mondar-mandir, nunggu sampe pasiennya sadar. Habis cross match itu pasiennya ngeluh sakit setelah visum ketahuan ada bekas s**ma," lanjut isi chat yang beredar di medsos.
"Besoknya di MCHC (ruangan TKP) juga dicek ada sp**ma bercecer di lantai, besoknya langsung dipasang police line," pungkasnya.
Kasus ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, atau yang dikenal sebagai Dokter Tirta.
Dalam cuitannya terbaru di media sosial X, dokter Tirta menyebut insiden ini sebagai "kisah paling memalukan sepanjang sejarah PPDS."
Praktisi kesehatan sekaligus influencer yang kerap berbagi tips kesehatan itu juga menyoroti dampak serius dari kasus ini yang bisa mengikis kepercayaan masyarakat kepada dokter anestesi di seluruh Indonesia.
Artikel Terkait
Ayah dr Aulia Risma Korban Perundungan PPDS Undip Meninggal Dunia, Inilah 5 Bahaya Negatif Bullying bagi Psikologis
Geger! Beredar List Video Asusila KKN Undip, Bikin Netizen Curiga, Benarkah Cuma Pengalihan Isu Kasus Perundungan PPDS Aulia Risma?
Update! 3 Fakta Mencengangkan dari Kasus Kematian dr Aulia Risma Lestari Mahasiswi PPDS Undip, Tersangka Tega Lakukan Ini
Terkuak! Ini 3 Sosok Tersangka di Balik Kasus dr Aulia Risma Lestari, Mahasiswi PPDS Undip yang Ditemukan Tewas Mengakhiri Hidupnya Sendiri
Profil Zara Yupita Azra, Dalang di Balik Kematian dr Aulia Risma Lestari Mahasiswi PPDS Undip, Apa Nama Media Sosialnya?
SNBP 2025 Dihantui Masalah, Finalisasi PPDS Berlarut hingga Ribuan Siswa Hampir Tersingkir